KhalifahLife.com | Kepala Departemen Otoritas Palestina untuk urusan tahanan, Sabtu kemarin (5/12/2014) mengatakan bahwa tahun 2014 merupakan tahun yang paling sulit bagi para tahanan Palestina di penjara Israel.
Issa Qaraqe dalam sebuah pernyataan mengatakan bahwa tahanan Palesina pada tahun 2014 ini harus menjadi korban kebijakan balas dendam Israel.
Ia mengatakan langkah Israel untuk kembali menangkap tahanan yang dirilis dalam kesepakatan pertukaran tahanan pada tahun 2011 lalu adalah tindakan politik yang berbahaya.
Qaraqe juga mengecam kebijakan Israel yang menahan anak di bawah umur, sembari mengatakan bahwa sekitar 1.500 anak di bawah umur telah ditahan pada tahun 2014, sebagian besar di Yerusalem.
Dia mengatakan ada 550 tahanan Palestina yang baru ditahan di bawah penahanan administratif tanpa tuduhan atau pengadilan pada tahun 2014. Dan Israel telah memperbarui perintah penahanan administratif untuk 63 persen tahanan Palestina.
"Tahun depan adalah tahun hukum, pertempuran kemanusiaan untuk membela hak-hak dan martabat para tahanan," kata Qaraqe, tanpa menjelaskan lebih lanjut.
Sekitar 7.000 warga Palestina saat ini ditahan di penjara-penjara Israel, lebih dari 2.000 di antaranya ditangkap oleh pasukan Israel selama musim panas di tengah kekerasan di Tepi Barat dan Gaza.[af/maan]
Home »
Berita Dunia
,
HeadLines
» Tahun 2014 Jadi Tahun Terburuk Bagi Tahanan Palestina di Penjara Israel

0 comments:
Speak up your mind
Tell us what you're thinking... !