KhalifahLife.com | Untuk pertama kalinya di dunia, Al-Quran herbal telah dipamerkan di Dubai, tiga dekade setelah penciptaannya oleh seorang dokter Turki.
"Kami merasa terhormat untuk menerima hasil kerja dari Hakim Hamdi Taher yang mengabdikan hidupnya untuk menciptakan Alquran herbal unik ini," ujar Abdul Azeaz Bin Hassan Moulavi Malabari, penasihat agama Islam di galeri seni Heddem Art, mengatakan kepada Arabian Business, Jumat kemarin (5/12/2014).
Diproduksi oleh seorang dokter Turki Unani bernama Hamdi Taher selama 22 tahun antara tahun 1957 hingga 1979, Al-Quran herbal buatan tangan ini diproduksi dengan campuran herbal pilihan serta dibuat sesuai dengan sistem medis Unani.
Terbuat dari hampir 200 herbal, Al-Quran yang unik ini memiliki beberapa sifat terapeutik yang dapat menguntungkan pembaca ketika pembaca menggerakkan jari-jarinya pada surat di dalam serta di sekitar halaman Al-Quran sehingga membuat campuran herbal merembes melalui pori-pori di jari dan memberikan manfaat bagi kesehatan.
Kitab suci seberat 7,5-kilogram berisi campuran herbal yang secara langsung diekstrak dari biji, buah-buahan, daun, batang, kulit dan akar yang digunakan biasa digunakan dalam pengobatan Unani, menurut pernyataan oleh Heddem Art.
"Dengan sabar dan dibuat selama bertahun-tahun, setiap kata dan desain di Al-quran ini dibuat tanpa menggunakan teknologi cetak, alat atau mesin," jelas Malabari.
Unani adalah bahasa Arab untuk "Ionian" yang berarti "Yunani" adalah obat formal yang telah dipraktekkan selama 6.000 tahun.
Juga dikenal sebagai "hikmat" Unani Tibb Medicine dikembangkan oleh dokter Yunani Hippocrates (40-370 SM) dari obat-obatan serta tradisi Mesir kuno dan Mesopotamia.
Menurut pernyataan itu, sebuah krim Herbal telah digunakan untuk mengukir huruf, nama bab, judul bab di bagian atas dan sisi halaman serta desain perbatasan dan nomor halaman Al-Quran.
Krim ini juga digunakan untuk mengukir tepi lembaran termasuk lembar Al Quran dan segala sesuatu yang ada di kitab suci tersebut.
Al-Quran herbal yang terdiri dari 606 halaman, telah disertifikasi oleh Departemen Urusan Islam di Dubai.
"Kami menghubungi 1.714 museum di 80 negara untuk memverifikasi bahwa tidak ada orang lain yang telah membuat Al-Quran yang unik atau buku lain seperti ini," kata Malabari.
"Kami telah menerima tawaran dari beberapa pembeli tetapi kami menyeleksi para pembeli harus seseorang yang benar-benar menghargai nilai-nilai Islam."[af/onislam]

0 comments:
Speak up your mind
Tell us what you're thinking... !