KhalifahLife.com | Sebuah inisiatif Islam untuk menolak kekerasan dalam rumah tangga selama khotbah Jumat di masjid Australia menuai pujian dari kelompok perempuan Muslim. Dan inisiatif itu dianggap langkah yang baik untuk memulai mengatasi masalah dalam komunitas Muslim.
"Ini tugas agama agar laki-laki memperlakukan perempuan dengan penuh kebaikan, rasa hormat dan cinta serta saling peduli," Imam Abdel Aziem, presiden Dewan Imam Nasional Australia, mengatakan dalam sebuah pernyataan yang dikutip oleh The Guardian.
"Islam tidak menyetujui penindasan dan perlakuan buruk terhadap wanita," jelasnya.
Dewan Imam telah mempelopori inisiatif untuk mengatasi kekerasan dalam rumah tangga di masjid seluruh Australia, di mana empat wanita dibunuh setiap bulannya oleh pasangannya, menurut angka resmi.
Para imam menggunakan khotbah Jumat mereka untuk menentang kekerasan dalam keluarga serta peran penting perempuan dalam Islam.
Inisiatif Dewan tersebut disambut baik oleh beberapa kelompok perempuan Muslim.
"Posisi imam adalah sangat penting," ujar Joumanah El Matrah dari Pusat Perempuan Muslim Australia untuk Hak Asasi Manusia.
"Ketika saya pertama kali mulai bekerja di daerah ini 14 tahun yang lalu, masih sangat sulit untuk menempatkan kekerasan dalam rumah tangga dalam agenda keagamaan, karena hal itu dianggap tabu."
Menurut El Matrah, kelompok perempuan Islam telah membantu dalam meningkatkan kesadaran tentang kekerasan dalam rumah tangga.
"Hambatan pria adalah mereka dalam menangani kekerasan dalam rumah tangga selalu terlihat sama," kata El Matrah.
"Mereka memprioritaskan apa yang mereka pikirkan seperti kesejahteraan keluarga di atas kesejahteraan perempuan dalam keluarga. Mereka belum bisa membuat sebuah keluarga yang sehat dengan menjaga keselamatan seorang wanita di rumah."[af/onislam]

0 comments:
Speak up your mind
Tell us what you're thinking... !