Khalifahlife.com | Menggunakan pendekatan berat sebelah untuk melacak "ekstremisme", pasukan keamanan menangkap beberapa Muslim Australia sehingga mengirimkan gelombang aksi kecaman dari agama minoritas terhadap tindakan tersebut.
"Kita semua telah melihat apa yang telah terjadi pagi ini," kata juru bicara Hizbut Tahrir Uthman Badar di tengah kerumunan massa yang berkumpul di Sydney Lakemba untuk mengecam serangan polisi, lapor 9News Kamis kemarin (18/9/2014).
"Kami tidak berada di sini malam ini untuk menentukan siapa yang bersalah dan siapa yang tidak bersalah, tapi kami memiliki keprihatinan besar terhadap proses ini.
"Ada orang di luar sana yang ingin menyampaikan hal ini, dengan propaganda bahwa Muslim entah bagaimana merupakan ancaman bagi negara ini, dan komunitas Muslim adalah ancaman."
Aksi protes di Lakemba datang dalam menanggapi serangan pagi pasukan anti-teror yang menangkap 15orang di Sydney.
Mobilisasi untuk aksi protes diposting di Facebook dengan pernyataan, "Pemerintah Australia semalam telah melakukan serangan anti-teror terbesar dalam sejarah Australia ".
"Sama seperti tahun 2005, serangan ini datang pada malam RUU baru yang diajukan di parlemen minggu depan! Banyak keluarga diteror di tengah malam, orang-orang dipukuli, kepolisian tidak adil dalam bersikap.
"Angkat suara Anda dan lakukan apa yang bisa dikerjakan: kecam sikap kebrutalan pemerintah."
"Kami di sini tidak untuk mengganggu keamanan, Muslim mengkhawatirkan keamanan dan perdamaian seperti orang lain, tapi pada saat yang sama kami tidak bodoh," ujar Badar.
Setidaknya 15 rumah Muslim dan 10 mobil digeledah oleh sekitar 800 petugas polisi, sehingga menyebabkan keluarga Muslim marah atas tindakan tersebut.
"Rumah saya digerebek oleh polisi babi ini," teriak seorang remaja dari dalam kerumunan massa.
"Anjing itu memukul ibu saya yang Muslim di telinga," remaja itu menjerit.
Para pemimpin Muslim Australia menyatakan kesedihan setelah penggerebekan terjadi, menyuarakan kekhawatiran tentang bangkitnya Islamofobia di negara tersebut.
"Kami terkejut dengan tuduhan ini dan kami menghimbau kepada semua orang untuk tidak menghakimi komunitas Muslim Australia secara keseluruhan akibat tindakan segelintir otang dan kami di sini tidak boleh mengobarkan kebencian," kata pemimpin komunitas Muslim GP Jamal Rifi kepada The Express.[af/onislam]

0 comments:
Speak up your mind
Tell us what you're thinking... !