Khalifahlife.com - Selama
tiga malam berturut-turut sejak 21 Oktober hingga 23 Oktober 2014,
Bidang Seni Budaya Dewan Pengurus Pusat (DPP) Partai Keadilan Sejahtera
(PKS) bekerjasama dengan Teater Kanvas menggelar pementasan teater
bertajuk "Penghuni Kapal Selam", di Gedung Kesenian Jakarta, Pasar Baru,
Jakarta Pusat. Sekira 1.500 pengunjung hadir yang didominasi oleh
anak-anak muda menyaksikan pementasan tersebut.
Ketua
Bidang Seni Budaya (Kabid. Senbud) DPP PKS, Yudi Widiana Adia yang
turut hadir pada pembukaan pementasan mengaku bangga dengan antusiasme
masyarakat yang menyaksikan pementasan ini. PKS, lanjut Yudi, akan terus
mendukung pengembangan seni dan budaya yang mendidik dan mengajarkan
karakter positif dari nilai-nilai budaya bangsa.
“Ketika
teman-teman dari Teater Kanvas datang menawarkan kerjasama, kami sambut
baik dan dukung karena ini merupakan sesuatu yang positif,” ujar Yudi,
dalam pernyataan persnya di Jakarta, Jumat (24/10).
Yudi
mengungkapkan, tidak menutup kemungkinan jika kerjasama serupa juga
dilakukan di daerah-daerah. Melihat antusiasme publik yang besar, lanjut
Yudi, bisa saja “Penghuni Kapal Selam” berkeliling nusantara menghibur
sekaligus menyampaikan pesan-pesan positif bagi masyarakat di daerah.
Sementara
itu, tokoh masyarakat Jakarta, Abdi Sumaithi yang akrab dipanggil abu
Ridho mengatakan, jalur seni budaya termasuk pementasan teater merupakan
sarana yang tepat menyampaikan pesan-pesan dakwah tanpa harus
menggurui. Pesan-pesan dakwah bisa disampaikan secara jelas maupun
secara simbolis melalui peran-peran teatrikal.
Menurut
Abu Ridho, pesan-pesan moral yang disampaikan “Penghuni Kapal Selam”
selayaknya dinikmati tidak hanya masyarakat Jakarta. Teater Kanvas
melalui pementasan kali ini, mengajak masyarakat merenung dan berpikir
tentang kehidupan, kebenaran namun juga tentang kegelisahan dan
kegetiran. Pentas teater bisa menjadi kritik terhadap penguasa, bahkan
bisa menjadi perlawanan terhadap kezaliman.
"Pentas
teater juga bisa menjadi sarana otokritik bagi aktivis dakwah dan
organisasi dakwah. Menggugah kesadaran dan semangat berbenah diri agar
selalu istiqamah dan tegar di jalan dakwah," imbuhnya.
Abu
Ridho berharap "Penghuni Kapal Selam" bukan karya terakhir Teater
Kanvas ataupun teater-teater lainnya yang mengusung nilai-nilai dakwah.
"Insya Allah akan menjadi semakin syumuliyah dengan kemunculan seni dan
budaya dalam pentas dakwah," ujarnya. [nfl]
.jpg)
0 comments:
Speak up your mind
Tell us what you're thinking... !