Museum Islam Australia Kaya Akan Sejarah dan Seni - Situs Portal Berita Keluarga Muslim Indonesia
Headlines News :
Home » , , , , , , , » Museum Islam Australia Kaya Akan Sejarah dan Seni

Museum Islam Australia Kaya Akan Sejarah dan Seni

Thursday, May 8, 2014 | 8:08 AM

Khalifahlife.com - Pertengahan Maret lalu, Museum Islam Australia pertama dibuka untuk umum. Museum tersebut didirikan dengan maksud untuk meningkatkan kerukunan dan saling pengertian diantara perbedaan budaya dan untuk berbagi warisan Muslim Australia yang kaya artistik.

museum islam australiGedung museum baru, yang terletak di tepi sungai Merri Creek trail di Thornbury, dirancang oleh arsitek berbasis  desypher  dengan perpaduan Timur Tengah dan teknik desain Australia yang mewakili kedua prinsip tradisional arsitektur Islam dan lingkungan setempat. "Salah satu cara paling efektif untuk mempromosikan keragaman budaya dan perpaduan sosial adalah melalui bahasa universal dari seni dan pendidikan, itulah mengapa kami memilih untuk meluncurkan museum dengan penekanan kuat pada pendidikan dan pengetahuan budaya," kata pendiri dan direktur museum, Moustafa Fahour.

Muslim telah memainkan peran penting dalam sejarah Australia. Sebagai contoh, sedikit fakta bahwa umat Islam pertama kali melakukan kontak dengan Australia di tahun 1700-an ketika nelayan Macassan melakukan perdagangan  secara damai dengan Pribumi Australia beberapa dekade sebelum adanya pemukiman Eropa. Pada abad ke-19, penunggang unta tiba di Australia untuk membantu membangun beberapa proyek infrastruktur terbesar di Australia seperti The Ghan -kereta penumpang yang beroperasi diantara  Adelaide, Alice Springs  dan Darwin- yang dinamai untuk menghormati para pekerja Afghanistan.

Sementara itu museum menawarkan sumber  pengetahuan dan edukasi bagi pengunjung dan juga sekolah-sekolah, sehingga desain dibuat berdasarkan ide "Exploratorium Islam" yang akan mendorong pengalaman interaktif dan partisipatif. Terdapat lima galeri permanen di dalam museum dan satu galeri untuk pameran  internasional dan lokal, serta ruangan multifungsi besar dan caffe.

Tantangan utama bagi para arsitek adalah penekanan konteks bangunan Islam Australia, yang saling menghubungkan dua budaya. Untuk mencapai hal ini, sebuah kain corten usang pada fasad utama digunakan untuk menunjukkan sebagai ikon Australia, kain tersebut dilubangi dengan seni tradisional yang dimoderenisasi untuk menunjukkan sejarah Muslim di Australia.

Gedung administrasi terletak di dalam 'kotak kaca' putih, yang mewakili kemurnian dan kecanggihan arsitektur Islam. Penggunaan origami tipis "suasana persatuan" dan penerapan kaligrafi, geometri dan pola, memberikan keserasian yang luar biasa bersama kesederhanaan dari kain corten.

museum islam australi2Di dalam gedung ada sebuah halaman yang memisahkan sekaligus juga menghubungkan gedung administrasi baru dan gudang yang sudah  ada, memberikan cahaya alami dan ventilasi dingin melalui atap terbuka disekeliling dinding yang mengkilap. Sebuah taman belakang yang interaktif di jalur pejalan kaki/sepeda di Merri Creek.

Di depan bangunan ada ayat dari Al-Quran dengan terjemahan "ceritakanlah kepada mereka cerita sehingga mereka dapat merefleksikannya."

"Desain Museum Islam Australia bertujuan untuk menantang ide-ide tentang apa dan bagaimana museum Islam di Australia seharusnya, " kata arsitek. "Misinya adalah untuk menciptakan kesadaran budaya dan pemahaman melalui lingkungan yang inovatif, program dan alat-alat yang membantu orang memenuhi rasa ingin tahu mereka tentang Islam." [wn/AussieMuslims]
Share this article :

0 comments:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

 
KANAL : REDAKSI | IKLAN | HUBUNGI KAMI
Copyright © 2011. Situs Portal Berita Keluarga Muslim Indonesia - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger