Khalifahlife.com-Merebaknya Virus
Middle Eas Respitatory Syndrome-Cornona (MERS-Cov) yang akhir-akhir ini di Arab Saudi, Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kementerian Agama (Kemenag) Anggito Abimanyu mengimbau jamaah umrah yang masuk kriteria 65 tahun ke atas, ibu hamil dan anak usia di bawah 12 tahun untuk tidak berangkat umrah untuk mengantisipasi korban.
“World Health Organization (WHO) menyatakan bahwa situasi terkini terkait MERS CoV sudah makin serius dan perlu perhatian. Tapi, belum terjadi darurat kesehatan masyarakat. WHO juga tidak menganjurkan penerapan restriksi perjalanan karena masih dalam status travel advise,” terangnya dalam konferensi pers di Jakarta , Selasa (6/5).
Anggito juga menegaskan, selain itu kita juga mengimbau kepada jamaah dengan penyakit kronis, seperti jantung, ginjal dan saluran pernafasan, diabetes untuk tidak menunaikan umrah.
"Kita juga mengimbau kepada para calon jamaah umrah agar menjaga perilaku hidup bersih dan sehat, istirahat yang cukup, tidak merokok, rajin mencuci tangan dengan sabun, senantiasa menggunakan masker serta tidak mengunjungi peternakan dan tempat pemotongan hewan,"ungkapnya.
Jika, calon jamaah memiliki infeksi saluran pernapasan agar segera berobat ke fasilitas kesehatan. Begitu juga agar terhindar dari Virus tersebut agar menghindari kontak langsung dengan fasilitas kesehatan yang sudah terkena kasus MERS CoV.
Sementara itu, dalam kesempatan yang sama dr Fidiansyah selaku Kepala Pusat Kesehatan Haji menyampailkan bahwa hingga saat ini belum ada kasus virus MERS Cov di Indonesia.
"Hingga kini belum ada kasus MERS Cov di Indonesia, tetapi kita tetap melakukan langkah antisipatif dimana Kemenkes memasang thermal body scanner di berbagai Bandara embarkasi dan debarkasi, termasuk pelabuhan laut bagi mereka yang datang dari Timur Tengah,"jelasnya saat mendampingi Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kemenag.(Jwt/setkab.go.id-humas kemenag)
0 comments:
Speak up your mind
Tell us what you're thinking... !