Nasib BTN di Detik-Detik Akhir Pemerintahan SBY - Situs Portal Berita Keluarga Muslim Indonesia
Headlines News :
Home » , , , , , » Nasib BTN di Detik-Detik Akhir Pemerintahan SBY

Nasib BTN di Detik-Detik Akhir Pemerintahan SBY

Monday, April 28, 2014 | 3:12 PM

Khalifahlife.com-Akuisisi Bank Tabungan Negara (BTN) masih menjadi polemik pemerintahan Indonesia. Di saat Indonesia tengah disibukkan oleh Pemilihan Presiden Republik Indonesia periode 2014-2015 menggantikan Kabinet Indonesia Bersatu Jilid 2 yang dipimpin Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), pekerjaan rumah Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) belum selesai. Dahlan Iskan selaku Menteri BUMN mengaku tidak akan mundur untuk proses akuisisi BTN ke Mandiri, agar Indonesia mempunyai perbankan yang besar disaat perusahaan-perusahaan nasional berkembang.

Seperti diinformasikan antara.com bahwa Dahlan menegaskan dalam pesan singkat yang diterima wartawan bahwa jika realisasi BTN batal dilakukan, maka bank asing yang diuntungkan.

"Jika realisasi akuisisi BTN ke Mandiri batal dilakukan, bank asing yang diuntungkan,"jelasnya dalam pesan singkat,Senin (21/4).

Ia juga menjelaskan bahwa selama ini hanya bank asing yang bisa memberikan fasilitas kepada perusahaan-perusahaan besar dalam negeri, kita seharusnya juga memiliki perbankan nasional yang besar di tengah berkembangnya perusahaan-perusahaan nasional. Jika perusahaan-perusahaan nasional besar sedangkan perbankan kecil, maka bank asing yang akan merajalela.

"Kalaupun banyak pihak yang tidak menyetujui rencana ini, saya sebagai menteri yang membawahi BUMN sudah membuat rencana dan roadmap untuk kemajuan negeri ini,terangnya dalam situs yang sama.

Menanggapi rencana akuisisi BTN-Mandiri, Presiden RI mengeluarkan surat edaran nomer 5 tahun 2014 tanggal 23 April 2014 melalui Sekretariat Kabinet yang berisi larangan kepada jajaran Kementrian,Kepala Lembaga Pemerintahan dan Lembaga Non Pemerintahan untuk mengambil kebijakan strategis jelang dan pasca Pemilihan Presiden (Pilpres) 2014.

"Maka pengalihan saham BTN-Mandiri yang berpotensi meresahkan masyarakat ditunda, sampai ada penjelasan komprehensif,"terangnya dalam surat edaran yang dikutip dari jpnn.com, Rabu (23/4).

Kemudian menanggapi surat edaran yang dikeluarkan oleh Presiden, Dahlan Iskan mengaku akan tetap maksimal bekerja sebagai menteri BUMN sampai akhir masa tugasnya sampai terpilih Presiden baru pada Pilpres mendatang , seperti disinyalir okezone.

"Jangan sampai berakhirnya Pemilu Legislatif 9 April , lalu pemerintahan ini seolah-olah sudah demisioner, sehingga menteri-menteri tidak bisa bekerja maksimal,"ungkapnya kepada wartawan usai rapim di GMF Soekarno Hatta Tangerang,Kamis (24/4).

Sejak Dahlan Iskan mengumumkan rencana akuisisi , karyawan BTN menolak dengan melakukan aksi demonstrasi pada Minggu (27/4) di Bundaran HI. Mereka menolak akuisisi ini. (Jwt/berbagaisumber)
Share this article :

0 comments:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

 
KANAL : REDAKSI | IKLAN | HUBUNGI KAMI
Copyright © 2011. Situs Portal Berita Keluarga Muslim Indonesia - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger