Situs Portal Berita Keluarga Muslim Indonesia: Featured Berita Nasional
Headlines News :

Latest Post

Showing posts with label Featured Berita Nasional. Show all posts
Showing posts with label Featured Berita Nasional. Show all posts

Pemerintah Rencana Segera Bentuk "Bank Tanah"

Friday, February 13, 2015 | 9:21 AM

ChanelMuslim.com - Wacana pemerintah untuk membentuk Bank Tanah (Land Bank) secepatnya untuk mengatasi masalah pembebasan tanah yang menjadi kala utama pembangunan infrastruktur di Indonesia. Hal tersebut diungkapkan oleh Menteri Keuangan (Menkeu) Bambang P.S. Brodjonegoro.

"Pembentukan land bank perlu dilakukan segera untuk meningkatkan kedaulatan pemerintah dan menjamin pembangunan proyek-proyek infrastruktur dapat berjalan sebagaimana mestinya," Ujar Bambang di sela rapat kerja dengan Badan Anggaran (Banggar) DPR-RI, Rabu (12/2) malam seperti disiarkan laman Sekretariat Kabinet

Bambang mengatakan kalau pemerintah tidak punya kedaulatan di Republik ini, maka segala proyek ini tidak akan pernah bisa jalan.

"Dengan adanya land bank nantinya lembaga inilah yang akan melakukan pembelian tanah sebelum proyek pembangunan infrastruktur dimulai," , lanjut Bambang.

Badan Layanan Umum

Menkeu Bambang Brodjonegoro menyampaikan, bahwa
saat ini, pemerintah terus melakukan pembahasan
pembentukan land bank dalam bentuk Badan Layanan
Umum (BLU) tersebut dengan Dewan Perwakilan Rakyat
(DPR).

Ia menyebutkan, ide dari BLU ( land bank ) ini adalah ketika
sudah mendapat indikasi daerah-daerah ini (untuk
pembangunan infrastruktur), maka BLU itu yang akan
melakukan pembelian (tanah) terlebih dahulu, kemudian,
ketika akhirnya proyek ini jadi akan direalisasikan, maka
pihak yang menjalankan proyek, apakah kementerian,
apakah investor, tinggal membeli dari BLU tersebut.

Menurut Menkeu, jika pembebasan tanah baru dilakukan
setelah proyek diluncurkan, hal tersebut dikhawatirkan
akan menghambat pelaksanaan proyek sendiri. “(Kalau)
l aunching proyeknya, lakukan lelang, baru pengadaan
tanah, saya yakin proyek ini tidak akan jadi, karena saya
yakin harga tanah ini begitu bocor akan naik luar biasa,
sehingga akhirnya malah menyulitkan dari land acquisition
itu sendiri,” jelasnya

Menkeu mencontohkan, pembangunan ruas tol Trans
Jawa, misalnya, saat ini masih terkatung-katung karena
terkendala masalah pembebasan tanah. “Kita sudah tahu
persis berapa banyak proyek yang terhambat hanya gara-
gara masalah pembebasan tanah, termasuk Trans Jawa,
misalnya, di Jawa Tengah bagian utara, ada beberapa ruas
yang sama sekali belum dibebaskan,” ungkapnya.
Hal tersebut, lanjut Menkeu, mengakibatkan pembangunan
jalan tol Trans Jawa akan sulit terwujud dalam waktu
dekat.(red/setkab)

Pemerintah Rencana Segera Bentuk "Bank Tanah"

ChanelMuslim.com - Wacana pemerintah untuk membentuk Bank Tanah (Land Bank) secepatnya untuk mengatasi masalah pembebasan tanah yang menjadi kala utama pembangunan infrastruktur di Indonesia. Hal tersebut diungkapkan oleh Menteri Keuangan (Menkeu) Bambang P.S. Brodjonegoro.

"Pembentukan land bank perlu dilakukan segera untuk meningkatkan kedaulatan pemerintah dan menjamin pembangunan proyek-proyek infrastruktur dapat berjalan sebagaimana mestinya," Ujar Bambang di sela rapat kerja dengan Badan Anggaran (Banggar) DPR-RI, Rabu (12/2) malam seperti disiarkan laman Sekretariat Kabinet

Bambang mengatakan kalau pemerintah tidak punya kedaulatan di Republik ini, maka segala proyek ini tidak akan pernah bisa jalan.

"Dengan adanya land bank nantinya lembaga inilah yang akan melakukan pembelian tanah sebelum proyek pembangunan infrastruktur dimulai," , lanjut Bambang.

Badan Layanan Umum

Menkeu Bambang Brodjonegoro menyampaikan, bahwa
saat ini, pemerintah terus melakukan pembahasan
pembentukan land bank dalam bentuk Badan Layanan
Umum (BLU) tersebut dengan Dewan Perwakilan Rakyat
(DPR).

Ia menyebutkan, ide dari BLU ( land bank ) ini adalah ketika
sudah mendapat indikasi daerah-daerah ini (untuk
pembangunan infrastruktur), maka BLU itu yang akan
melakukan pembelian (tanah) terlebih dahulu, kemudian,
ketika akhirnya proyek ini jadi akan direalisasikan, maka
pihak yang menjalankan proyek, apakah kementerian,
apakah investor, tinggal membeli dari BLU tersebut.

Menurut Menkeu, jika pembebasan tanah baru dilakukan
setelah proyek diluncurkan, hal tersebut dikhawatirkan
akan menghambat pelaksanaan proyek sendiri. “(Kalau)
l aunching proyeknya, lakukan lelang, baru pengadaan
tanah, saya yakin proyek ini tidak akan jadi, karena saya
yakin harga tanah ini begitu bocor akan naik luar biasa,
sehingga akhirnya malah menyulitkan dari land acquisition
itu sendiri,” jelasnya

Menkeu mencontohkan, pembangunan ruas tol Trans
Jawa, misalnya, saat ini masih terkatung-katung karena
terkendala masalah pembebasan tanah. “Kita sudah tahu
persis berapa banyak proyek yang terhambat hanya gara-
gara masalah pembebasan tanah, termasuk Trans Jawa,
misalnya, di Jawa Tengah bagian utara, ada beberapa ruas
yang sama sekali belum dibebaskan,” ungkapnya.
Hal tersebut, lanjut Menkeu, mengakibatkan pembangunan
jalan tol Trans Jawa akan sulit terwujud dalam waktu
dekat.(red/setkab)

Pemerintah Perlu Fasilitasi Pengembangan Ekonomi Syariah

Tuesday, February 10, 2015 | 11:20 AM

ChanelMuslim.com - Irman Gusman selaku Ketua Dewan Pertimbangan Daerah Republik Indonesia (DPD-RI) mengungkapkan dalam Kongres Umat Islam Indonesia (KUII) bahwa ekonomi syariah perlu mendapatkan fasilitas dari pemerintah dan legislatif salah satunya melalui perundangan-undangan.

"Pemerintah dan legislatif harus mampu menyediakan ruang
dan memfasilitasi pengembangan ekonomi syariah dengan
berbagai produk perundang-undangan," ujar Irman di Hotel
Inna Garuda Yogyakarta, Senin (9/2) seperti dikutip dalam laman detik.

Irman menyatakan bahwa selain itu diharapkan pusat pendidikan Islam harus mampu mengembangkan semangat kewirausahaan. Pendidikan merupakan lembaga yang penting bagi pembentukan karakter umat Islam.

"Sistem permodalan dan akses keuangan yang lebih inklusif
kepada umat melalui instrumen zakat, infak sedekah dan
wakaf," katanya.

Irman menambahkan juga perlu adanya pengembangan jaringan yang terintegrasi di kalangan umat Islam.

Kemudian terkait dengan perbankan Islam menurutnya sangat penting untuk disoroti.Sebab, perbankan Islam telah menjadi kekuatan pendorong utama dari industri keuangan Islam global.

"Perbankan Islam telah menjadi kekuatan pendorong urama
dari industri keuangan Islam global sebesar kurang lebih 80
persen dari aset keuangan Islam di seluruh dunia," tutupnya. (jwt/detik)

3 Kementerian Gratiskan Penerbitan Izin Usaha Mikro Kecil

Wednesday, February 4, 2015 | 7:56 AM


ChanelMuslim.com - Tiga Kementerian yang diwakili oleh tiga menteri yaitu Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo, Menteri Perdagangan Rahmat Gobel, dan Menteri Koperasi dan UKM Anak Agung Gede Ngurah (AAGN) Puspayoga sepakat untuk memberikan kemudahan penerbitan Izin Usaha Mikro Kecil (IUMK), sebagai tindak lanjut PP Nomor 98 Tahun 2014 tentang Perizinan Usaha Mikro Kecil.

“Ini merupakan momentum bersejarah bagi pelaku Usaha
Mikro Kecil (UMK), karena dengan adanya kesepakatan ini
maka di lapangan akan terjadi sinergitas dan keterpaduan
dalam penerbitan IUMK,” kata Menteri Koperasi dan UKM
AAGN Puspayoga usai penandatanganan Nota Kesepahaman tiga Menteri yang dilaksanakan di Kantor Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Jakarta, Jumat (30/1).

Nota Kesepahaman tersebut langsung dioperasionalkan
melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) di
tingkat pejabat Eselon I dan pihak perbankan serta Perusahaan Penjaminan Indonesia di bawah Asippindo.

“Dengan demikian diharapkan kualitas pelayanan kepada pelaku UMK akan lebih baik ke depan,” kata Puspayoga.

Melalui kesepakatan itu, otoritas penerbitan IUMK akan
didelegasikan ke camat/lurah/desa dan tidak dikenakan
biaya apapun, serta selesai dalam satu hari.

“Untuk membantu proses ini, Kementerian Koperasi dan UKM akan memfasilitasi pendampingan kepada UMK baik
pra dan pasca penerbitan IUMK,” ujar Puspayoga.

Menkop dan UKM itu menambahkan, dengan kebijakan
penerbitan IUMK maka ke depan para pelaku UMK telah
mendapat kepastian dan perlindungan dalam berusaha di
lokasi yang ditetapkan.

Selain itu dengan IUMK ini diharapkan UMK mendapatkan
kemudahan dalam akses pembiayaan ke lembaga
keuangan bank dan non-bank.

“Di samping itu juga dengan IUMK ini para pelaku UMK dapat lebih mudah mengakses ke sumber-sumber daya produktif, seperti akses teknologi, akses pasar, akses pelatihan SDM,” katanya.

Untuk ini, Kementerian Koperasi dan UMK akan menggandeng perbankan seperti BRI dan Asosiasi Perusahaan Penjaminan guna mengoptimalkan fungsi
IUMK yang nantinya akan dimodifikasi menjadi kartu IUMK.

Pada kesempatan yang sama Deputi Bidang Pengembangan Restrukturisasi Usaha Kementerian Koperasi dan UKM Braman Setyo mengatakan terkait dengan pendampingan yang akan difasilitasi oleh Kementerian Koperasi dan UKM, pihaknya sudah membuat surat edaran Nomor 15/M.KUKM/I/2015, tanggal 22 Januari 2015.

“Surat ini sudah dikirimkan ke seluruh gubernur, bupati, wali kota agar membantu para pendamping UMK dalam melaksanakan peran pendampingan sehingga optimal
pelayanan kepada UMK,” kata Braman Setyo.

Tugas pendamping itu, kata Braman, adalah untuk membantu UMK dalam melengkapi dan menyerahkan berkas pendaftaran ke Kecamatan/Kelurahan, memverifikasi berkas dokumen yang dibutuhkan, hingga memberikan bimbingan pasca perolehan IUMK seperti akses ke pembiayaan.

“Untuk sementara para Pendamping yang kita dorong
adalah Asosiasi BDS, PNPM Mandiri, UKM Center, KKB,
HIPMIKONDO, P3UKM, PINBUK, dan para Konsultan
Pendamping PLUT-KUMKM,” katanya.

Pihaknya berharap seluruh pemangku kepentingan termasuk Asosiasi UKM dan KADIN akan ikut membantu UMK dalam penerbitan IUMK. (jwt/setkab)

Ayo ke Bioskop, Penjuru 5 Santri Tayang Perdana Hari Ini

Thursday, January 29, 2015 | 9:36 AM

ChanelMuslim.com - Yup, mulai hari ini, 29 Januari 2015 film Penjuru 5 Santri tayang perdana di seluruh bioskop tanah air.  Film besutan Wimbadi JP ini merupakan film yang sangat tepat untuk memberikan edukasi kepada anak bangsa mengenai kehidupan.

Mulai hari ini, rasa penasaran akan terjawab bagaimana para lima sekawan bertahan di hutan belantara dan mengungkap siapa penghuni gubuk tua di dalam hutan belantara.

Seperti diceritakan dalak sinopsisnya bahwa Sabar, Wahyu, Slamet, Sugeng dan Rahayu adalah 5 sekawan yang tinggal
di Desa Selopamioro, 40 KM di selatan Yogyakarta. Desa yang masih asri, jauh dari kebisingan dan hiruk pikuk suasana kota.

Penduduk desa ini masih menggunakan tungku api dengan
menggunakan kayu bakar untuk memasak, sungai dan sendang sebagai sumber utama air yang mereka gunakan untuk kehidupan sehari-hari.

Lima sekawan yang tinggal dalam kesederhanaan dan
keprihatinan memiliki semangat tinggi untuk menimba ilmu
walaupun jalan yang mereka tempuhtidaklah mudah. Saat
mentari tiba mereka bergegas berangkat sekolah tanpa menggunakan alas kaki, menyebrangi sungai dan berjalan beberapa kilometer, dan ketika senja datang mereka
pergi mengaji di pondok pesantren yang dipimpin oleh Kiai
Landung (Kiai Haji D. Zawawi Imron – Penyair Nasional)
dan Gus Pras (Rendy Bragi) dengan penerangan obor.

Awalnya Sabar (Rizqullah Daffa) tidak diizinkan neneknya
(Mbah Satir-Yati Surachman) untuk mengikuti pengajian di
pondok pesantren itu karena harus membantu Mbah Satir
mencari kayu bakar dan rumput untuk kambing. Dengan
kesabaran dan kelembutan dari Kyai Landung, Ia berusaha
membujuk Mbah Satir agarmengijinkan Sabar agar dapat
mengaji di pondok pesantren. Akhirnya, Mbah Satir mengizinkan Sabar mengikuti pengajian.

Suatu hari 5 sekawan ini tidak sengaja menemukan gubuk di
tengah hutan jati. Dalam usahanya mengetahui siapa
sebenarnya para penghuninya, mereka mengalami kejadian
yang tak terduga. Mereka melaporkan kepada Kyai Landung
dan kepala desa setempat dan ternyata gubuk tersebut
adalah markas penjahat yang dipimpin oleh Pong Harjatmo.
Ditengah kerumitan yang terjadi, Mbah Satir meninggal
dunia sehingga Sabar tinggal bersama Kyai Landung di
pondok pesantren. Terjadi beberapa peristiwa-peristiwa
lanjutan yang menarik setelah Sabar ikut bersama Kiai
Landung.

(red)

Kemenag Lanjutkan Kerjasama Dengan Qatar Charity

ChanelMuslim.com - Kementerian Agama (Kemenag), kembali menandatangani kerjasama secara resmi dengan Qatar Charity Indonesia. MoU yang dilakukan ini merupakan penandatanganan pertama Kemenag dengan organisasi luar negeri dan masih banyak yang antri. Hal tersebut disampaikan Achmad Gunaryo selaku Karo KLN Kemenag.

"Qatar Carity merupakan organisasi luar negeri yang pertama
melakukan MoU dengan Kemenag (di tahun 2015) dan yang antri masih banyak,"ujar Achmad dalam siaran pers Kemenag saat penandatangan MoU Kemenag dengan Qatar Carity Indonesia di depan Sekjen Kemenag Nur Syam, di Kantor Kementerian Agama Lapangan Banteng Barat 3-4, Jakarta, Rabu (28/1).

Gunaryo mengapresiasi kontribusi Qatar Carity dalam ikut
memajukan Indonesia dan berharap kerjasama ini bisa terus
ditingkatkan.

Sekjen Kemenag Nur Syam  menjelaskan lagi bahwa , Qatar Carity merupakan organisasi internasional NGO yang telah banyak membantu negara Indonesia dalam pembangunan SDM dan Sosial keagamaan.

"Sejarah mencatat bahwa Qatar Carity telah banyak berbagi dengan bangsa Indonesia dalam kapasitasnya membantu anak-anak yang terkena musibah, membangun rumah ibadah, dan bantuan sosial keagamaan lainnya,"ujar Nur Syam.

Kepada Direktorat Kemenag terkait, Nur Syam meminta untuk segera menindaklanjuti kerjasama yang sudah terjalin ini.

“Kita harus dapat lebih banyak memanfaatkan aktivitas-aktivitas Qatar Carity untuk Indonesia sebagai pelengkap program yang dilaksanakan pada Direktorat Kemenag,” katanya.

Selain itu, Nur Syam juga mengingatkan kepada pihak Qatar
Carity Indonesia, agar tidak memasuki ranah-ranah politik,
atau masalah-masalah lain, seperti yang sudah disepakati
dalam MoU tersebut.

“Kami selalu memantau aktivitas yayasan dan kiranya dapat menyampaikan laporan setiap tahun dalam bahasa Indonesia ke Kemenag dan instansi terkait,"kata Nur Syam.

Sementara itu, Karam Zain Aly selaku Direktur Qatar Carity
menjelaskan bahwa lembaga atau yayasan Qatar Carity
Indonesia sudah banyak memberikan bantuan kepada bangsa Indonesia dalam bidang sosial keagamaan seperti, membangun masjid, mendirikan klinik kesehatan, mendirikan sanitasi air bersih, perlindungan sosial bahkan menjalin kemitraan dengan instansi pemerintah.

Tampak hadir dalam acara tersebut Sekretaris Ditjen Bimas Islam Muhammadiyah Amin, Kakanwil Jabar, Aceh, Banten, DKI Jakarta, dan Yogyakarta serta pejabat Kemenag lainnya.(jwt/kemenag)

Masya Allah, Meski Kedatangan Presiden Barack Obama, Raja Salman Tetap Utamakan Sholat Ashar

Wednesday, January 28, 2015 | 9:32 AM

ChanelMuslim.com - Masya Allah, Raja Salman bin Abdul Aziz Al Saud tiba-tiba menghentikan protokoler sambutan atas kedatangan Presiden AS Barack Obama beserta rombongan dikarenakan waktu sholat Ashar telah masuk.
Raja Salman meminta izin untuk menunaikan sholat terlebih dahulu dan meninggalkan semua tamu.

Sikap Raja Salman yang disaksikan oleh  jutaan rakyat melalui siaran televisi secara langsung ini menunai komentar positif dengan perasaan bangga dan hormat karena menempatkan sholat dalam prioritasnya.

Mengomentari sikap Raja Salman tersebut, anggota dewan fatwa provinsi Qashim Dr Kholid al-Mushlih mengatakan sikap tersebut merupakan bukti rasa hormat terhadap syariat Islam dalam berbagai situasi.

“Bahwa apa yang dilakukan oleh pelayan duatanah suci Raja Salman bin Abdulaziz hari ini dengan mengutamakan shalat dan melaksanakannya di tengah-tengah kunjungan Presiden Amerika Serikat Barack Obama merupakan bukti rasa hormat terhadap hukum Islam dalam segala situasi” terang anggota dewan tersebut.

Qashim Dr Kholid al-Mushlih juga menjelaskan bahwa sikap Raja Salman memberikan pesan kepada semua, bahwa hak Allah berada diatas hak apapun dan siapapun, dan sikap ini memberikan jaminan dan ketenangan bahwa pemimpin kami sangat perhatian terhadap syariat islam walaupun dalam kondisi dan keadaan apapun.

Dalam kunjungan Presiden AS Barack Obama tersebut didampingi oleh legislator, pejabat senior dan dua mantan menteri luar negeri AS ke Arab Saudi pada hari Selasa (27/1), untuk menyampaikan penghormatan dan belasungkawa kepada keluarga kerajaan, menyusul wafatnya Raja Abdullah.

Kedatangan rombongan Presiden America Barack Obama dan ibu negara Michelle Obama serta rombongan disambut raja baru Saudi, Salman bin Abdul-Aziz Al Saud setibanya di bandara Internasional King Khalid di Riyadh, Arab Saudi.(red/pkspiyungan)

Kenapa Ferry Salim Ajak Nonton Penjuru 5 Santri ?

Sunday, January 25, 2015 | 9:03 AM

ChanelMuslim.com - Film layar lebar besutan Wimbadi JP dari rumah produksi Cahaya Alam akan tayang serentak di bioskop tanah air pada Kamis,29 Januari 2015 mendatang. Ferry Salim sebagai salah satu pemain dalam film tersebut mengaak untuk menonton film keluarga tersebut karena film ini mengajarkan agar kita lebih bernurani dan arif berprilaku.

"Film keluarga yang patut dilihat agar kita lebih arif dan bernurani dalam berprilaku ,"tulis Ferry dalam akun Instagram usai Gala Premiere Film Penjuru 5 Santri di Kota Casablanca XXI Theather ,Sabtu (24/1).

Lebih lanjut Ferry menuliskan A MUST SEE MOVIE dengan kalimat-kalimat yang indah dari Kiyai Zawawi yang menulis cinta dalam sepotong roti dan bulan tertusuk ilalang.

"#movie #kakilangit #launching #premiere #indonesianmovie #filmindonesia,"akhir tulisan Ferry usai mengupload foto saat Press Conference Penjuru 5 Santri.(jwt/IG@ferrysal1m)

Kenangan SBY Bersama Raja Saudi Rahimahullah

Friday, January 23, 2015 | 4:02 PM


ChanelMuslim.com - Mantan Presiden Republik Indonesia ke-6 , Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menceritakan kenangan dirinya bersama Raja Saudi Arabia Abdullah bin Abdulaziz yang telah berpulang ke rahmatullah pada Jumat Dini hari, 23 Januari 2015.

SBY dalam akun sosialnya menuliskan bahwa atas wafatnya Raja Saudi Arabia Abdullah bin Abdulaziz, selaku mantan Presiden & pribadi saya mengucapkan bela sungkawa
yang dalam.

Di bawah kepemimpinan Raja Abdullah, hubungan bilateral
Indonesia-Saudi Arabia baik  dan kuat. Perhatian beliau untuk
Indonesia besar.

"Atas permohonan saya, beliau memberikan pengampunan atas banyak WNI yang divonis hukuman mati di Saudi Arabia.,"tulis SBY.

SBY juga mengungkapkan bahwa Raja Saudi juga mengabulkan permintaan Indonesia agar
penanganan ribuan WNI yang "overstay" dilaksanakan dengan baik dan dengan waktu yang cukup.

Bahkan pada gempa yang dialami oleh Padang pada tahun 2009, saya menelepon beliau untuk ucapkan terima kasih atas bantuan yang besar kepada Sumbar dan Indonesia.

"Di era beliau dan saya, kedua negara selenggarakan MTQ
internasional (bacaan dan hafalan) yang setiap tahun
dilaksanakan di Indonesia."tulis mantan Presiden RI.

SBY juga mengatakan beberapa kali  bertemu dengan Raja Saudi Rahimahullah, termasuk di forum G-20, untuk tingkatkan kemitraan dan wujudkan Islam sebagai rahmat
bagi semesta alam.

"Semoga almarhum, Raja Abdullah, pemimpin bijak dan sahabat baik Indonesia, diterima di sisi Allah sesuai dgn amal dan ibadahnya,"tutup SBY.

(Sumber Facebook Susilo Bambang Yudhoyono)

Eksekusi Mati 6 Terpidana Narkoba, Presiden Jokowi Minta Negara Lain Hormati Indonesia

Monday, January 19, 2015 | 12:41 PM


ChanelMuslim.com - Eksekusi mati terhadap 6 (enam) terpidana narkortika dan obat-obatan (narkoba) yang dilakukan pada Minggu (18/1) dinihari mendapatkan reaksi keras dari pemerintah Belanda dan Brasil, yang warganya termasuk di antara mereka yang dieksekusi.

Kedua negara itu langsung menarik dua duta besarnya di Jakarta. Menanggapi reaksi tersebut, Presiden Joko Widodo
(Jokowi) mengakui dirinya sempat menerima telepon dari
penguasa Kerajaan Belanda, Raja Willem-Alexander, yang meminta agar keputusan eksekusi mati tak dilaksanakan, khususnya terhadap Ang Kiem Soei (warga negara
Belanda).

Telepon serupa juga diperoleh dari Presiden Brasil, Dilma Rousseff. Presiden Brasil yang meminta agar pemerintah Indonesia tak menghukum mati Cardoso Moreira (Brasil).

Terhadap kedua telepon itu, Presiden Jokowi telah memberikan jawaban, jika keputusan hukuman mati merupakan putusan pengadilan di Indonesia.  Oleh karena itu, Presiden meminta keputusan tersebut harus dihormati sebagai bagian dari kedaulatan negara.

“Kita harus menghormati upaya negara lain yang dilakukan
untuk warganya, begitu pula dengan warga negara kita di
negara lain. Kita harus menghormati apa yang jadi kedaulatan sebuah negara,” kata Presiden Jokowi yang
dicegat wartawan di sela-sela melakukan sepeda santai di
Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta, Minggu (18/1) pagi.

Tidak Bisa Setengah-Setengah

Melalui fanpage facebooknya, Presiden Jokowi
menambahkan alasannya, bahwa perang terhadap Mafia
Narkoba tidak boleh setengah-setengah, karena Narkoba
benar-benar sudah merusak kehidupan baik kehidupan
penggunanya maupun kehidupan keluarga pengguna
narkoba.

“Tak ada kebahagiaan hidup yang didapat dari menyalahgunakan Narkoba. Negara harus hadir dan langsung bertempur melawan sindikat Narkoba,” tulis Presiden Jokowi dalam fan page facebooknya yang
diunggahnya Minggu (18/1) kemarin.

“Indonesia Sehat, Indonesia tanpa Narkoba….,” tegas Jokowi melanjutkan.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Sebanyak 6 (enam)
terpidana narkoba) telah dieksekusi mati di dua tempat
berbeda oleh Kejaksaan Agung.

5 (lima) orang dieksekusi mati di Nusakambagan, Cilacap, Jawa Tengah, Minggu (18/1) dinihari. Seorang lainnya dieskusi di Mako Brimob Subden 3 Detasemen C di Gunung Gendil, Desa Kragilan Mojosongo Boyolali, Jawa Tengah.

Kelima terpidana mati yang dieksekusi di Nusakambangan adalah Ang Kim Soei (warga negara Belanda), Marco
Archer Cardoso Mareira (Brasil), Namaona Denis (Malawi),
Daniel Enemua (Malawi), dan Rani Andriani atau Melisa Aprilia (Indonesia). Sementara seorang yang dieksekusi
mati di Boyolali adalah warga negara Vietnam, Tran Thi
Bich.

Jaksa Agung HM. Prasetyo mengatakan, bahwa eksekusi
mati bukanlah hal yang menggembirakan, bukan satu hal
yang menyenangkan. Namun, ini suatu keprihatian yang
harus dilaksanakan.

“Hukum harus ditegakkan, dan tugas jaksa melaksanakan
eksekusi, melaksanakan keputusan pengadilan yang telah
berkekuatan hukum tetap,” kata Prasetyo kepada
wartawan di Gedung Bundar, Kejaksaan Agung, Jakarta,
Minggu (18/1) pagi.

Terhadap pelaksanaan eksekusi mati itu, Jaksa Agung HM
Prasetyo mengatakan, ketika putusan pengadilan telah
berkekuatan hukum tetap, semua aspek yuridis telah
terpenuhi, tentunya putusan itu harus dilaksanakan demi
tercapainya kepastian hukum atas penyelesaian perkara
itu.

“Semua hak hukum telah diberikan kepada masing-masing
terpidana yang bersangkutan, tidak ada satupun yang
terlewati,” tegas Jaksa Agung.

Menurut Prasetyo, eksekusi mati merupakan proses akhir
dari perjalanan penanganan perkara. Itu yang sudah
dilakukan selama ini, dan semua wujud perlakukan dari sisi
kemanusiaan telah diberikan pemerintah kepada para
terpidana yang dieksekusi mati itu.

“Sisi kemanusiaan bagi yang bersangkuta tetap kita
perhatikan, dan kita junjung tinggi, termasuk semua
permintaan terakhir dari para terpidana mati telah kita
penuhi seluruhnya ,” jelas Jaksa Agung HM. Prasetyo.

Sumber : setkab.go.id

Bingung Mau Keluhkan Pelayanan BPJS Kemana? Ini Jawabannya

Tuesday, January 6, 2015 | 10:35 AM

ChanelMuslim.com - Pemerintah melalui Sekretariat Kabinet RI telah melakukan penandatanganan Kesepakatan Bersama dengan Direktur Utama (Dirut) Badan Pelayanan
Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Fachmi Idris untuk
menggabungkan layanan pengaduan masyarakat dalam
pelayanan BPJS Kesehatan ke dalam sistem Layanan
Aspirasi dan Pengaduan Online Rakyat (LAPOR!).Dimana kedepan layanan tersebut tidak hanya dapat menyampaikan laporannya, tetapi juga dapat memantau tindak lanjutnya secara transparan melalui ragam fitur yang tersedia. Hal tersebut disampaikan oleh Seskab Andi Wijayanto.

"Ke depan nantinya, masyarakat tidak hanya dapat menyampaikan laporannya, tetapi juga dapat memantau tindak lanjutnya secara transparan melalui ragam fitur yang tersedia, seperti fitur pelacakan status laporan, statistik kinerja, dan fitur anonym-rahasia untuk whistleblower,"jelas Seskab usai penandatanganan kesepakatan yang oleh para pejabat Eselon I, pejabat Eselon II dan pejabat Eselon III dari Sekretariat Kabinet, serta perwakilan dari BPJS Kesehatan  di Aula Gedung III Lantai 1 Sekretariat Negara, Jakarta , Jumat (2/1).

Menurut Seskab, ada dua hal yang dipesankan oleh Presiden Joko Widodo terkait penggunaan kanal LAPOR! Ini. Pertama, adalah bagaimana kita bisa melakukan pengelolaan data dari sistem LAPOR! ini secara lebih efisien. Sehingga nantinya bukan kita yang kebingungan dengan laporan aspirasi yang masuk dengan memanfaatkan data teknologi informasi ini. Kuncinya adalah bagaimana mengolah big data .

“Apa yang sudah dibangun sekarang jangan sampai nanti ketinggalan harus terus diupdate jangan ketinggalan teknologi,” jelas Andi.

Yang kedua,lanjut Seskab adalah belum semua masyarakat terkena imbas teknologi seperti ini. Jadi bagaimana supaya kita juga bisa menjangkau laporan-laporan tersebut.

"Dengan kerjasama ini pemerintah mengajak publik ikut serta mengawasi pelayanan BPJS Kesehatan agar program di bidang kesehatan dapat dioptimalisasi untuk seluas-luasnya kesejahteraan masyarakat,"tutur Andi.

Sementara Dirut BPJS Kesehatan Fahmi Idris mengemukakan, Sistem LAPOR! Secara khusus menyediakan executive dashboard yang dapat diakses oleh Direksi BPJS Kesehatan untuk memantau kinerja pengelolaan pengaduan masyarakat serta isu terkini.

Ia menyebutkan, sistem ini menghubungkan seluruh Divisi Regional / Kantor Cabang BPJS Kesehatan agar pengaduan masyarakat dapat ditangani lebih cepat dan tepat, serta mendorong koordinasi yang efektif-efisien di seluruh level pelayanan.

“Pada masa uji coba, BPJS Kesehatan telah menerima 824 laporan masyarakat dengan status 80% laporan sedang dalam tindak lanjut,” papar Fahmi.

Dirut BPJS Kesehatan itu menambahkan, aduan masyarakat yang masuk melalui kanal LAPOR! itu menjadi modal dalam menganalisis dan mengidentifikasi persoalan primer untuk menghasilkan rekomendasi perbaikan pelayanan, dan merumuskan kebijakan berdasarkan bukti objektif melalui ketersediaan data yang sumbernya langsung dari masyarakat (evidence-based policy) .

Melalui kerjasama ini, masyarakat dapat menyampaikan
aspirasi maupun pengaduannya mengenai layanan BPJS
Kesehatan dengan format BPJS (spasi) isi aduan melalui
sistem LAPOR!, yaitu sistem aplikasi pengelolaan
pengaduan berbasis media sosial interaktif yang dapat
diakses melalui situs www.lapor.ukp.go.id , SMS 1708 ,
mobile applications , dan media lain yang diintegrasikan.

LAPOR! sendiri dibangun oleh Pemerintah melalui UKP4.
LAPOR! (Layanan Aspirasi dan Pengaduan Online Rakyat)
adalah sistem aplikasi elektronik berbasis media sosial
untuk mengelola aspirasi dan pengaduan masyarakat
dalam rangka pengawasan pembangunan dan pelayanan
publik di Indonesia.

Sistem LAPOR! terhubung ke berbagai instansi pemerintah
yaitu 81 kementerian/lembaga, 5 pemda, dan 44 BUMN
secara online ke dalam kesatuan sistem yang satu pintu
dengan prinsip no wrong door policy.(jwt/setkab)

Begini Cara Kemenag Targetkan Indonesia Jadi Pusat Studi Islam Dunia

Monday, January 5, 2015 | 5:34 AM


ChanelMuslim.com - Dirjen Pendidikan Islam (Pendis) Kamaruddin Amin mengaku setuju dengan gagasan menjadikan Indonesia sebagai pusat studi Islam dunia. Menurutnya, hal itu bahkan menjadi visi Ditjen Pendis dan program kerja yang disiapkan sekarang sudah mengarah ke
sana.

“Itu visi Ditjen Pendis sesungguhnya dan untuk mengarah kesana kami punya konsepnya di pendis, di antaranya program 50.000 doktor, 10.000 hafiz, santri berprestasi dan sejumlah program strategis di Ditjen Pendis (lainnya),” demikian penegasan Kamaruddin Amin, Selasa (30/12) yang disiarkan laman Kementerian Agama.

Lantas kapan target implementasinya, Kamaruddin mengatakan bahwa itu membutuhkan waktu lima sampai sepuluh tahun ke depan.

“Mungkin butuh satu atau dua RPJMN (Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional),” katanya.

Sebelumnya, Koordinator Presidium KAHMI Mahfud MD usai bertemu Wapres Jusuf Kalla, Senin (29/12), mewacanakan untuk menjadikan Indonesia sebagai pusat pemikiran Islam. Mahfud bahkan mewacanakan tak perlu belajar Islam di Timur Tengah.

“Masa kita belajar Islam harus di Timur Tengah, sementara Timur Tengah sendiri tidak bisa memberi, menjadi contoh
yang baik, pertikaian, pembunuhan terjadi di sana,” katanya.

Masih menurut Mahfud, Indonesia berhasil mengembangkan Islam yang lebih rasional dan moderat sehingga pemikiran Islam seharusnya bisa lebih berkembang di sini.

Terkait ini, Kamaruddin Amin mengatakan bahwa apa yang disampaikan Mahfud MD bukan merupakan hal baru, karena Ditjen Pendis sudah merencanakannya sejak lama.

Meski demikian, Kamaruddin mengatakan bahwa Timur Tengah masih sangat penting untuk menjadi tujuan belajar. Di samping memiliki distingsi yang dapat memperkaya khazanah keislaman Indonesia, lanjut Kamaruddin, Timur Tengah juga masih menjadi simbol Islam salaf al-salih yang terlalu penting untuk diabaikan.

“Menjadikannya rujukan mutlak tidak tepat, tetapi mengabaikannya sama sekali juga tidak benar,” tegas pria yang juga Guru Besar UIN Alauddin Makassar ini.

Kamaruddin mengaku bahwa pemikiran Islam Timur Tengah juga sangat variatif, tidak selalu radikal, dan itu tergantung negaranya. Mesir misalnya, beda dengan Saudi dan juga Maroko.

“Overall, distingsi Timur Tengah adalah kekayaan materi keilmuannya. Rasanya juga naif kalau relitas sosio politik Timur Tengah yang kurang demokratis sepenuhnya dituduhkan kepada pemikiran keislamannya. Tentu faktornya sangat multidimensional,” ujar Kamaruddin.

Selain itu, pengembangan pendidikan Islam juga harus mempertahankan tradisi keagamaan pada masa Sahabat dan Tabiin sebagai rujukan nilai dalam kehidupan.

“Ilmu tentang hal itu penting dan Timur Tengah kuat untuk itu,” tandasnya. (Kemenag_RI)

Cerita Peggy di Tanah Suci Saat Maulid Nabi

Sunday, January 4, 2015 | 9:55 AM

ChanelMuslim.com - Perjalanan Peggy Melati Sukma, artis Indonesia yang memilih jalan dakwah begitu menginspirasi dan patut diteladani. Komitmen muslimah yang kini aktif dalam komunitas @AkhwatBergerak terus menyuarakan tentang hijrah dan semangat berbagi dengan sesama di berbagai kota dalam dan luar negeri.

Selain kini aktif sebagai motivator hijrah, sosok muslimah berhijab syari ini juga aktir menulis buku dan lewat akun twitternya @peggymelatis , dirinya bercerita tentang dirinya di Hari Maulid Nabi.

Peggy menuliskan bahwa saat ini dirinya berada di Makkah Al Mukaramah

" Alhamdulillah.Terima kasih Ya Rabb atas izin-MU pd hamba bisa peringati Maulid Kekasih Hati tercinta..di raudhah!Sholu 'Alan Nabi!,"tulisnya di akunnya,Jumat malam,(2/1).

Peggy menceritakan bagaimana dirinya menyusuri perjalanan Makkah-Madinah-Makkah.Memandang jalur jalan dikepung terjal dan kerontang gunung-gunung batu raksasa.

"Ya Nabiii-ku, betapa berat perjuangan-mu dulu,."lirihnya dalam tulisannya mengenang perjuangan Rasulullah menegakkan kalimat Tauhidullah.

Penuh ketundukan, dirinya menceritakan betapa Rasulullah berjuang turun naik di Bukit Jabal Nur , Gunung batu yang terjal dan kering.

"Ya Rabb..Jabal Nur!Gunung batu yg terjal, kering, kokoh. Nabi-ku berjuang turun naik dg ikhlas utk uzlah. Tafakur. Muhasabah. Lalu kami ini bagaimana?,"tulisnya lagi.

Peggy menceritakan kini jalan bebas hambatan,bus dan mobil ber-AC, segala penganan ada, tapi Dulu Rasulullah Shallahu Alaihi Wassalam menyusuri pesisir, berjalan 7 hari 7 malam dari Makkah ke Madinah.

" Ya Allah Ya Rabb..dalam kapasitas dan keadaan kami masing-masing ..mampukanlah kami meneruskan perjuangan Kekasih-MU..sampai di penghujung nafas ini," tulisnya di hari kelahiran Rasulullah.(jwt)

Pesawat Air Asia Hilang Kontak

Monday, December 29, 2014 | 12:40 PM

khalifahlife.com – Innalillahi wa innailaihi rajiun, kabar hilangnya pesawat Air Asia pada Minggu pagi, 28 Desember 2014 dibenarkan oleh Kementerian Perhubungan. Pesawat Air Asia dari Surabaya dengan tujuan Singapura itu hilang kontak pada pukul 07.55 WIB. Belum diketahui pasti pesawat itu jatuh atau kemungkinan lain karena seluruh pihak terkait masih berkoordinasi.Hal tersebut disampaikan oleh J.A. Barata selaku Kepala Pusat Komunikasi Kementerian
Perhubungan.
“Kami sedang berkoordinasi dengan Bandara Soekarno-Hatta. Nanti kami akan sampaikan infonya,” kata Barata, kepada wartawan.
Barata juga menjelaskan bahwa ada 155 penumpang dalam pesawat itu dengan rincian 138 penumpang dewasa, 16 penumpang anak-anak, satu bayi.
“Sedangkan kru pesawat ada enam orang, yakni Kapten
Pilot bernama Iryanto, first officer bernama Remi Emanuel
Plesel, empat pramugari yakni Wanti Setiawati, Khairunisa
Haidar Fauzi, Oscar Desano, Wismoyo Ari Prambudi, dan satu teknisi pesawat bernama Saiful Rakhmad,”urainya di depan wartawan.
Barata mengaku kini sedang rapat dengan seluruh pihak
terkait, seperti Pemandu Lalu Lintas Udara Bandara
Soekarno-Hatta, tim Badan SAR Nasional, manajemen
maskapai Air Asia Indonesia, Kementerian Perhubungan, dan
lain-lain.
“Pak Menteri (Menteri Perhubungan, Ignasius Jonan) masih
di Surabaya, tidak ikut di Bandara Soekarno-Hatta. Beliau ada
peninjauan ke Banyuwangi,” kata Barata, seraya
menambahkan bahwa Menteri tetap memantau
perkembangan terkini. (jwt/viva)

Penerimaan Bea Cukai Tidak Capai Target

Saturday, December 27, 2014 | 10:31 AM

ChanelMuslim.com - Dirjen Bea dan Cukai Kementerian Keuangan, Agung Kuswandono mengungkapkan bahwa ,  hingga November 2014 realisasi penerimaan dari bea dan cukai baru mencapai Rp 141,5 triliun. Masih jauh dari target yang ditetapkan pada APBN-P 2014 sebesar Rp 173,7 triliun.

“Hingga akhir tahun target penerimaan diperkirakan hanya Rp 161,3 triliun atau 92,8 persen dari target pada APBN-P 2014,” kata Agung di Kantor Pusat Direktorat Jenderal Bea dan Cukai, Jakarta, Selasa (23/12) lalu seperti disiarkan Humas Bea Cukai dalam laman Sekretariat Kabinet.

Meski diakui Dirjen Bea Cukai, secara keseluruhan penerimaan dari sektor memang tidak memenuhi target. Tapi untuk penerimaan cukai bisa melebihi target. .

"Diperkiraan pendapatan yang hanya mencapai 92,8 persen pada akhir tahun 2014 tersebut, maka untuk pertama kalinya sejak tujuh tahun terakhir, penerimaan dari sektor bea dan cukai tidak akan memenuhi target,"ujarnya.

Ia menyebutkan, penerimaan kepabeanan yang rendah, selain dipengaruhi bea keluar yang diperkirakan hanya mencapai Rp 11,2 triliun atau 54,4 persen dari target Rp 20,6 triliun, juga disebabkan pencapaian bea masuk yang hanya mencapai Rp32 triliun atau 89,7 persen dari target Rp 35,7 triliun.

"Namun, untuk penerimaan cukai untuk sepanjang tahun 2014 diprediksi masih bisa melampaui target yaitu Rp118,1 triliun atau 100,6 persen dari target yang telah ditetapkan sebesar Rp 117,5 triliun,"tutupnya.(jwt/setkabgoid)

Bawa Uang Tunai ke Luar Negeri, Wajib Lapor Bea Cukai

ChanelMuslim.com -  Sehubungan dengan telah diterimanya tugas dari Bank Indonesia (BI) maupun Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK), maka terhitung mulai tahun 2014 ini, setiap Warga Negara Indonesia (WNI) yang akan bepergian ke luar wilayah negara Republik Indonesia, dengan membawa uang tunai senilai Rp 100 juta atau lebih, atau mata uang asing yang nilainya setara dengan
itu, wajib melaporkan ke petugas Bea Cukai. Hal tersebut disampaikan oleh Direktur Jenderal Bea dan Cukai Agung Kuswandono.

“Jika tidak (melaporkan, red) maka akan ditangkap petugas Bea Cukai, dan ada sanksi administrasi yaitu 10% dari uang yang dibawa,” ujar Agung di Kantor Pusat Direktorat Jenderal Bea dan Cukai, Jakarta, Selasa (23/12) lalu seperti disiarkan Humas Bea Cukai dalam laman Sekretariat Kabinet.

Selain uang tunai, menurut Agung, WNI yang membawa instrumen pembayaran lainnya seperti cek, cek perjalanan, surat sanggup bayar atau bilyet giro ke luar wilayah Republik Indonesia senilai Rp100 juta atau lebih, atau mata uang asing yang nilainya setara dengan itu, juga wajib
melaporkannya kepada petugas Bea dan Cukai.

“Aturan tersebut sudah diserahkan dari BI dan PPATK kepada kami,” jelas Agung.

(jwt)

Bawa Uang Tunai ke Luar Negeri, Wajib Lapor Bea Cukai

ChanelMuslim.com -  Sehubungan dengan telah diterimanya tugas dari Bank Indonesia (BI) maupun Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK), maka terhitung mulai tahun 2014 ini, setiap Warga Negara Indonesia (WNI) yang akan bepergian ke luar wilayah negara Republik Indonesia, dengan membawa uang tunai senilai Rp 100 juta atau lebih, atau mata uang asing yang nilainya setara dengan
itu, wajib melaporkan ke petugas Bea Cukai. Hal tersebut disampaikan oleh Direktur Jenderal Bea dan Cukai Agung Kuswandono.

“Jika tidak (melaporkan, red) maka akan ditangkap petugas Bea Cukai, dan ada sanksi administrasi yaitu 10% dari uang yang dibawa,” ujar Agung di Kantor Pusat Direktorat Jenderal Bea dan Cukai, Jakarta, Selasa (23/12) lalu seperti disiarkan Humas Bea Cukai dalam laman Sekretariat Kabinet.

Selain uang tunai, menurut Agung, WNI yang membawa instrumen pembayaran lainnya seperti cek, cek perjalanan, surat sanggup bayar atau bilyet giro ke luar wilayah Republik Indonesia senilai Rp100 juta atau lebih, atau mata uang asing yang nilainya setara dengan itu, juga wajib
melaporkannya kepada petugas Bea dan Cukai.

“Aturan tersebut sudah diserahkan dari BI dan PPATK kepada kami,” jelas Agung.

(jwt)

Kenangan Revalina saat Syuting Assalamualaikum Beijing


ChanelMuslim.com - Pengalaman artis Revalina S Temat pameran utama Asma selama syuting Film Layar Lebar Assalamualaikum Beijing begitu kompleks mulai dari suka dan duka bercampur baur menjadi satu.

Film yang diangkat dari novel fenomenal Asma Nadia dengan judul sama ini mengambil syuting di berbagai kota di Tiongkok dan Jakarta sehingga menyebabkan Revalina dan para pemain lainnya sering berpindah tempat dalam waktu singkat.

Revalina mengakui selama syuting di Beijing terutama di Yunan dirinya dan tim harus berjuang mencapai tempat lokasi syuting dengan berjalan kaki.

"Nah ketika kita sedang melakukan syuting di Yunan dengan latar Patung Ashima itu masih masuk ke dalam sehingga kita harus berjalan kaki. Capek banget kayak olahraga," cerita Reva saat Press Conference Gala Premier Film Assalamualaikum Beijing di XXI Epicentrum Walk, Rasuna Said, Jakarta, Jumat sore (26/12).

Selain itu pengalaman paling lucu adalah saat perjalanan menuju lokasi syuting, dia dan beberapa teman ingin buang air kecil. Sayangnya, sopir hanya mengerti Bahasa Mandarin.

’’Akhirnya, setelah kita bilang pssssshhhhh sambil jongkok, dia ngerti. Tapi, kita dikasih semak-semak. Padahal, di belakangnya ada pabrik, depan kita sungai. Terpaksa ditutupin sama selendang. Toilet di sana juga kotor banget. Jadi, mending di semak-semak deh,’’ceritanya sambil tersenyum.

Film sutradara Guntur Soeharjanto ini juga dibintangi oleh  Morgan Oey (Zhongwen), Ibnu Jamil (Dewa), Laudya Cintya Bella (Sekar), Deddy Mahendra Desta (Ridwan), Cynthia Ramlan (Anita).

Film bergenre drama religi produksi Maxima Pictures ini akan tayang serentak di bioskop tanah air pada 30 Desember mendatang.(Abd)

10 Tahun Pasca Tsunami Aceh, Warga Kibarkan Bendera Setengah Tiang

Friday, December 26, 2014 | 11:22 AM

ChanelMuslim.com - Hari ini, 26 Desember 2014 tepat sepuluh tahun bencana tsunami aceh terjadi. Bencana gempa berskala 9,1 yang menyebabkan  228.000 orang meninggal dan hampir seluruh bangunan hanyut diterpa gelombang tsunami yang tersisa hanya Masjid Baiturrahman yang jadi saksi bisu.

Mengenang 10 tahun tsunami Aceh terjadi, warga mengibarkan bendera merah putih setengah tiang sebagai tanda berkabung atas bencana tersebut sudah dikibarkan sejak Kamis, 24 Desember 2014

Seperti disampaikan serambinews bahwa puncak  peringatan tsunami Aceh akan dipusatkan pada kuburan massal tsunami di Suak Indrapuri, Meulaboh.

Pengibaran bendera setengah tiang sudah dilakukan setiap
tahun pada peringatan tsunami Aceh yang dilakukan selama
tiga hari berturut-turut.

(jwt/serambinews/ilustrasi)

Komitmen Tingkatkan Pendidikan Islam, Kemenag Jajaki Kerjasama Dengan Japan Foundation

Thursday, December 25, 2014 | 9:28 AM

ChanelMuslim.com - Komitmen tingkatkan kualitas Pendidikan Islam di Indonesia Kementerian Agama melalui Direktorat Jenderal (Ditjen) Pendidikan Islam terus melakukan terobosan. Setelah sebelumnya meluncurkan Program 5000 doktor untuk lima tahun ke depan, Ditjen Pendis menjajaki kerjasama dengan The Japan Foundation dalam kerjasama pendidikan.Hal tersebut disampaikan oleh
Kamaruddin Amin selaku Dirjen  Pendidikan Islam.

“Saya baru menerima Dirjen Japan Foundation Mr. Ogawa Tadashi. Ada mutual interest di antara kami untuk membangun kerjasama pendidikan,” demikian penjelasan  Kamaruddin Amin, Jakarta, Rabu (24/12).

Kamaruddin menjelaskan ada dua model kerjasama pendidikan yang akan dilakukan, yaitu:  pendidikan Bahasa Jepang di Madrasah dan pengiriman dosen Perguruan Tinggi Kependidikan Islam Negeri (PTKIN) ke Jepang.

Dalam pertemuan  itu, lanjut Kamaruddin, pihak The Japan Foundation memperkenalkan program “Nihongo Partners” dan menyampaikan kesediaannya untuk mengirimkan guru/penutur Bahasa Jepang (native speaker) dari Jepang  ke beberapa Madrasah yang mempunyai pelajaran bahasa  Jepang di Indonesia.

Selain itu dibicarakan juga penjajakan pengiriman  mahasiswa  bidang teknik/IT khususnya program  doktor S3 dalam rangka menyukseskan program 5000 Doktor.

“Kami akan memberi data berapa madrasah yang sedang mengajarkan bahasa Jepang dan madrasah yang akan mengajarkan Bahasa Jepang. The Japan Foundation akan menyediakan guru Bahasa Jepangnya,” jelas sosok yang juga Guru Besar UIN Alauddin Makassar ini ketika dikonfirmasi tentang hal terdekat yang akan dilakukan dalam mewujudkan kerjasama ini.

“Yang kedua, kami akan ke Kedutaan Jepang untuk membicarakan kemungkinan pengiriman dosen untuk mengambil doktor di Jepang, JF akan membantu juga,” tutupnya. (jwt/kemenag)


end:
 
KANAL : REDAKSI | IKLAN | HUBUNGI KAMI
Copyright © 2011. Situs Portal Berita Keluarga Muslim Indonesia - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger