KhalifahLife.com-Konflik yang berkepanjangan di Suriah membuat warganya hidup tak tentu arah, sebagian bertahan di tanah air, yang lain mencari suaka di luar negeri. Jauh dari bayangan plesiran, para pengungsi Suriah datang ke Italia melalui Laut Mediterania dengan menumpang kapal nelayan kecil yang penuh sesak. Tak ada tempat pasti untuk dituju, tapi ada satu tempat mulia untuk disinggahi, yaitu Masjid Mercy di Sisilia.
Masjid Mercy terletak di jantung Catania. Beberapa blok di sebelahnya terdapat Katedral, Biara San Nicolo l'Arena dan Gereja San Benedetto. Dengan nuansa katolik yang kental di negeri tersebut, tak heran, adzan tak terdengar dari Mesjid Mercy.
Adalah Ismail Bouchanafa, Direktur Masjid Mercy, yang setiap harinya melayani para jamaah masjid, termasuk pengungsi dari Suriah. Tercatat 43.000 orang tiba di Italia melalui jalur laut sepanjang tahun 2013 dan di antaranya terdapat 11.300 pengungsi asal Suriah. Memasuki tahun 2014, jumlah imigran yang melintasi Selat Sisilia meningkat secara signifikan sejalan dengan konflik yang melanda di Timur Tengah.
"Ketika saya melihat pengungsi yang datang ke sini, itu sangat menghancurkan hati saya," ujar Bouchanafa seperti dilansir dalam laman Global Post (21/4).
Bouchanafa seperti melihat dalam dirinya sendiri yang melarikan diri dari Maroko 25 tahun lalu dan menetap di Sisilia. Perjuangan para imigran di Catania untuk mendirikan masjid pada tahun lalu akhirnya terwujud setelah bangunan sebelumnya hanya berupa ruang ibadah bawah tanah. Kini, gedung tersebut menjelma menjadi masjid sekaligus Islamic Center yang terdiri dari tiga lantai dan telah membantu ratusan imigran.
Tidak hanya muslim, Masjid Mercy juga menyambut imigran nonmuslim dari Afrika. Mereka dan para imigran lain dibiarkan tidur di dalam masjid selama belum mendapat tempat tinggal dan tempat tujuan, meski sebenarnya hal itu dilarang secara hukum di Italia.
Namun demikian, Bouchanafa bersyukur masih dapat membantu para imigran.
"Mereka memiliki masalah di negara mereka tapi itu bukan hanya masalah mereka, tapi masalah bagi kita semua. Sebagai sesama manusia, kita harus memberikan apa yang kita bisa," ujar Bouchanafa.
(ind/globalpost)
Home »
Berita Internasional
,
Featured Berita Internasional
,
imigran
,
italia
,
masjid mercy
,
sisilia
,
suriah
» Masjid Mercy, tempat berlindung pengungsi Suriah
0 comments:
Speak up your mind
Tell us what you're thinking... !