“Dalam penanganan bencana , kita telah bentuk dua tim dari Kementerian Sosial dan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) yang akan diberangkatkan dengan pesawat komersil,” kata Mensos disela-sela kunjungan kerjanya di Makassar,Sabtu (15/11) seperti disiarkan Sekretariat Kabinet.
Khofifah menerangkan bahwa tim pertama akan menuju ke Ternate,Maluku Utara untuk selanjutkan ke lokasi gempa di wilayah Halmahera.
Sedang tim kedua ke Manado, Sulawesi Utara, untuk meninjau TKP dan memberikan bantuan penanggulangan bencana alam dengan melibatkan berbagai pihak di daerah setempat. Dalam hal ini, pihak BNPD, PMI dan SAR.
“Kami terus berkoordinasi dengan pihak terkait, termasuk melakukan “up date” data kerugian materil maupun korban jiwa yang diakibatkan gempa bumi,” tambahnya.
Sementara itu, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) saat terjadi gempa langsung memberikan peringatan siaga dan waspada tsunami di daerah-daerah di Maluku Utara, Sulawesi Utara,dan Gorontalo dan pada !Minggu pagi BMKG sudah mencabut peringatan tsunami menyatakan aman.
Dalam pemantauan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) telah terdeteksi tsunami kecil di beberapa tempat di wilayah Indonesia Timur seperti dilaporkan Kepala Pusdatin dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho
“Tsunami kecil, yaitu di Jailolo 09:43 WIB 0.09 meter, di Manado 09:55 WIB 0.03 meter, dan di Tobelo 10:24 WIB 0.01 meter,” kata Sutopo.
Ia juga mengakui bahwa Presiden Jokowi juga sudah menghubungi untuk memantau situasi pasca gempa di sela pertemuan KTT G20 di Brisbane, Australia. (jwt/setkab)
0 comments:
Speak up your mind
Tell us what you're thinking... !