Menjawab Kerancuan Hadist : "Tuntutlah Ilmu Sampai Ke Negeri China" - Situs Portal Berita Keluarga Muslim Indonesia
Headlines News :
Home » , » Menjawab Kerancuan Hadist : "Tuntutlah Ilmu Sampai Ke Negeri China"

Menjawab Kerancuan Hadist : "Tuntutlah Ilmu Sampai Ke Negeri China"

Monday, November 17, 2014 | 8:50 AM

KhalifahLife. com - Hadist yang berarti setiap perkataan , perbuatan dan ketetapan Rasulullah Shallahu Alaihi Wassalam merupakan bagian dari pedoman hidup setiap muslim. Karenanya dalam mengambil suatu hadist kita harus menelaah apakah status hadist tersebut shahih (benar), dhaif (lemah) , maudhu (palsu) atau batil (dusta).
Kali ini, kita akan membahas kedudukan perkataan "Tuntutlah Ilmu Sampai Ke Negeri China" yang bagi sebagian masyarakat muslim Indonesia disebut sebagai bagian dari perkataan Rasulullah Shallahu Alaihi Wassalam.
Berdasarkan kepada keterangan Dr. Hisamuddin Affanah
Teks hadisnya,
ﺍﻃﻠﺒﻮﺍ ﺍﻟﻌﻠﻢ ﻭﻟﻮ ﻓﻲ ﺍﻟﺼﻴﻦ
"Tuntutlah Ilmu Sampai ke Negeri China"
Hadis ini adalah hadis yang batil. Bahkan disebutkan oleh Ibnul Jauzi dalam al-Maudhu’at , “Ini adalah hadis dusta atas nama Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam .
As-Syaukani mengatakan, ‘Hadis ini diriwayatkan al-Uqaili dan Ibn Adi dari Anas secara marfu’ (sampai kepada Nabi
shallallahu ‘alaihi wa sallam ).
Ibn Hiban mengatakan, ‘Ini adalah hadis batil, tidak ada sanadnya (laa ashla lahuu), dalam sanadnya ada Abu Atikah, dan dia adalah munkarul hadis .’
Demikian keterangan Syaukani dalam al-Fawaidul Majmu’ah , hal. 272.
Demikian pula keterangan di Maqasidul Hasanah hal. 93, dan
Kasyful Khafa , 1/138.
Syaikh al-Albani mengatakan menjelaskan status hadis ini, bahwa hadis ini adalah hadis batil.
Kemudian beliau menyebutkan beberapa periwayat hadis dan menjelaskan: Kesimpulannya bahwa hadis ini, status yang benar adalah sebagaimana keterangan Ibn Hibban dan Ibnul Jauzi – yaitu bahwa hadis ini adalah hadis batil, kedustaan atas nama Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam –
karena tidak ada jalur satupun yang bisa dijadikan sebagai penguat. (Silsilah Dhaifah ,1/415 – 416)
Sumber: Fatawa yasalunaka. http:www.yasaloonak.net/2008-09-18-11-36-26/2009-07-
***
Catatan hadis semisal yang shahih:
Hadis yang shahih dalam masalah kewajiban menuntut ilmu adalah hadis dari Anas bin Malik radliallahu ‘anhu bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
ﻃَﻠَﺐُ ﺍﻟْﻌِﻠْﻢِ ﻓَﺮِﻳﻀَﺔٌ ﻋَﻠَﻰ ﻛُﻞِّ ﻣُﺴْﻠِﻢٍ
“Menuntut ilmu wajib bagi setiap muslim.” (HR. Ibn Majah 224 dan dishahihkan al-Albani dalam shahih Ibn Majah, 1/296)
Yang dimaksud di sini adalah ilmu syariah. Sufyan at-Tsauri mengatakan: Yaitu ilmu, dimana seorang hamba tidak memiliki udzur (alasan yang dibenarkan) untuk tidak
mengetahuinya. (Hasyiyah as-Sindi ‘ala Sunan Ibn Majah, 1/208)
Dijawab oleh ustadz Ammi Nur Baits (Dewan
Pembina Konsultasi Syaraiah )
Jadi, jelaslah bahwa perkataan tersebut bukanlah hadist.
(umbrk/konsultasisyariah.com)
Share this article :

0 comments:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

 
KANAL : REDAKSI | IKLAN | HUBUNGI KAMI
Copyright © 2011. Situs Portal Berita Keluarga Muslim Indonesia - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger