KhalifahLife.com | Muslim menemukan Amerika pada abad ke-12, lebih dari tiga abad sebelum Christopher Columbus datang ke benua tersebut," kata Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan.
"Kontak antara Amerika Latin dan Islam telah terjadi sejak abad ke-12. Muslim menemukan Amerika pada tahun 1178, bukan Christopher Columbus," jelas Erdogan dalam pidato televisinya selama KTT pemimpin Muslim dari Amerika Latin di Istanbul.
Presiden Turki menyatakan hal itu dalam sebuah konferensi para pemimpin Muslim Amerika Latin dengan merujuk ke sebuah catatan harian di mana Columbus menyebutkan bahwa ada masjid di sebuah bukit di Kuba.
"Agama Islam sudah tersebar luas sebelum Columbus berkeliling dunia," ujar Erdogan seperti dikutip Hurriyet Daily News.
"Pelaut Muslim telah tiba di pantai Amerika pada tahun 1178. Dalam buku hariannya, Christopher Columbus penah menyebut adanya masjid di atas sebuah gunung yang ada di Kuba."
Erdogan mengatakan bahwa Ankara siap untuk membangun sebuah masjid lain di lokasi yang disebutkan oleh Columbus.
"Sekarang saya akan berbicara dengan saudara saya dari Kuba yang hadir dalam KTT ini. Masjid akan dibangun di atas gunung saat ini juga. Izin dari mereka sudah cukup untuk membangunnya," tegas Erdogan.
Presiden Turki yang baru terpilih ini juga membanding cara penyebaran Islam dan Kristen yang sangat kontras.
"Konversi orang secara paksa dengan pedang, tidak pernah menjadi bagian dari Islam. Agama kita tidak pernah menjadi alat eksploitasi," kata Erdogan, yang menjabat sebagai perdana menteri dari tahun 2003, sampai akhirnya menduduki pos barunya sebagai presiden pada bulan Agustus lalu.
Sebaliknya, Erdogan mengatakan bahwa orang Kristen Eropa menjajah Amerika untuk emas dan Afrika untuk berlian, kini mereka melakukannya di Timur Tengah untuk minyak dengan plot kotor yang sama."
Gagasan yang diajukan oleh Erdogan pertama kali diusulkan oleh sejarawan Youssef Mroueh dalam artikelnya pada tahun 1996.
Dalam artikel ini, ia merujuk kepada catatan harian Columbus yang menyebutkan sebuah masjid di Kuba. Namun analisisnya itu banyak ditentang oleh para analis lain.
Ada bukti lain bahwa pelaut Muslim orang Arab, Afrika Barat dan Ottoman melakukan perjalanan ke benua Amerika sebelum Columbus dan Kristen Eropa.[af/onislam]
Home »
Berita Dunia
,
HeadLines
» Erdogan: Muslim yang Pertama Kali Menemukan Amerika Bukan Columbus

0 comments:
Speak up your mind
Tell us what you're thinking... !