Khalifahlife.com - Dengan istri yang bau bawang dan daster kumal, rasanya Rais lebih senang cepat-cepat pergi ke kantor dan menjumpai semua wanita yang berpakain rapih dan wangi-wangi. Bahkan terakhir Rais melihat ada beberapa OB yang semuanya berjilbab rapih, menggunakan seragam pink yang enak dipandang. Terus terang agak jauh dari penampilan sang istri yang ketika pulang kerjapun menyambut suami dengan daster yang berbeda namun tetap saja daster!
Tidak bisa dipungkiri oleh Ima, bahwa daster itu makin usang makin enak dipakai, seperti sudah menyatu dengan kulit. Bukan Ima namanya kalau selalu bercerita panjang lebar dan sebetulnya itu pula yang membuat Rais tertarik untuk menikahi Ima. Ceritanya ada-ada saja dan banyak, semuanya menarik, bahkan jemuran jatuh saja, Ima ceritakan dengan lucu, dan kelucuan Ima tentu saja merupakan kesegaran tersendiri.
Awalnya Rais hanya suka dengan cerita Ima dan lama-lama mencintainya dan kemudian menikahinya, tapi itu dulu, ketika Ima masih kerja di kantor dan pakaiannya masih enak diliat dan masih segar, tidak sepeti sekarang. Memang sih tidak terlalu bau bawang cuma agak apek, dan bau keringat, juga belepotan tangannya dengan adonan tepung buat masak bakwan.
Yah, ketidakpedulian Ima pada penampilan, juga kerepotannya megurus anak dan masakan, tidak salah yaa, kalau akhirnya suami harus selingkuh, atau mencoba untuk selingkuh agar ima sadar bahwa rumah tangga mereka dalam bahaya, dan Ima wajib untuk berpaling dan introspkesi diri. Haruslah kita para istri menunghu suami ketahuan akan berselingkuh atau sudah selingkuh baru kita merias dan bebenah diri..?
Penulis : Fifi P. Jubilea (Founder & Conceptor Jakarta Islamic School)
Penulis : Fifi P. Jubilea (Founder & Conceptor Jakarta Islamic School)

0 comments:
Speak up your mind
Tell us what you're thinking... !