Khalifahlife.com | Seorang pejabat PBB yang mengunjungi Jalur Gaza, menilai krisis kemanusiaan serta kerusakan yang terjadi di wilayah itu lebih dari dua minggu setelah berakhirnya 50 hari serangan Israel, sudah seperti bencana tsunami.
Hania Dakkak, penasihat teknis dari United Nations Population Fund (UNFPA), mengatakandalam sebuah pernyataan bahwa di banyak daerah di seluruh wilayah Gaza, suasana kehancurannya seperti bencana tsunami.
Dakkak mengatakan bahwa Gaza setidaknya membutuhkan lima belas tahun rekonstruksi sebelum kehidupan dapat kembali berjalan normal, khususnya berkaitan dengan trauma psikologis yang dialami oleh 1,8 juta jiwa warga Gaza.
"Dalam setiap wilayah konflik, minimal 10 persen dari populasi berakhir dengan masalah psikologis yang memerlukan pengobatan jangka panjang serta tindak lanjut," tambah Dakkak.
Selain merehabilitasi sejumlah pusat kesehatan yang hancur selama serangan Israel terbaru, UNFPA telah menerapkan sejumlah proyek yang memberikan pelayanan kesehatan reproduksi, dukungan psikososial bagi perempuan dan anak-anak dan bantuan kemanusiaan yang didistribusikan kepada keluarga pengungsi di tempat penampungan.[af/maan]

0 comments:
Speak up your mind
Tell us what you're thinking... !