![]() |
| Ustadzah KingKin Anida |
Tetapi keluarga seperti apakah yang dicontohkan Rasul dan
ada dalam Al Quran. Apakah yang menjadi tujuan dalam menikah, membangun
keluarga/rumah tangga?
Allah SWT telah menunjukkannya dalam panduan hidup umat
muslim yaitu Al Quran :
“Dan di antara
tanda-tanda (kebesaran)-Nya ialah Dia menciptakan pasangan-pasangan untukmu
dari jenismu sendiri, agar kamu cenderung dan merasa tenteram kepada-Nya
dan Dia menjadikan di antaramu rasa kasih dan sayang. Sungguh pada yang
demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda (kebesaran Allah) bagi kaum yang
berpikir” (QS. 30 : 21)
Allah menciptakan
pasangan untuk kita agar kita merasa tentram dan menjadikan rasa kasih dan
sayang. Maka pahamilah bahwa menikah adalah untuk membangun keluarga yang
memberikan rasa kasih dan sayang diantara anggotanya.
Karena itu, untuk dapat membangun keluarga seperti apa yang
ditunjukkan dalam Al Quran, diperlukan manajemen yang baik dalam keluarga.
Keluarga bagaikan bentuk kecil suatu perusahaan/pemerintahan yang jika tidak
dikelola (di-manage) dengan baik akan
menimbulkan kekacauan.
Tujuan dari manajemen keluarga adalah :
- Membawa manfaat bagi masyarakat dan umat.
- Menuju akhir yang bahagia. (QS Ar-Ro’du 23)
- Mewujudkan perintah dan amanah untuk menjaga keluarga (QS Tahrim ayat 66).
- Agar keluarga tidak menjadi fitnah dan melalaikan (QS Munafiqun ayat 9).
- Mengundang keharmonisan dan keberkahan silaturahmi (QS Al-Anfal 75)
Doa kita setiap hari pada Allah SWT adalah
Dan orang-orang yang berkata: "Ya
Tuhan kami, anugerahkanlah kepada kami istri-istri kami dan keturunan kami
sebagai penyenang hati (kami), dan jadikanlah kami imam bagi orang-orang yang
bertakwa ( QS Furqon 74)
Implementasi dari doa tersebut :
- Langkah INTERNAL yaitu menjadikan anak istri sebagai QURROTA A’YUN.
- LANGKAH EKSTERNAL menjadikan keluarga sebagai LIL MUTTAQIINA IMAMA.
Manajemen keluarga sakinah terdiri dari :
1. Sibuknya adalah memecahkan masalah besar bukan sebaliknya
1. Sibuknya adalah memecahkan masalah besar bukan sebaliknya
a. Masalah besar adalah Tauhid dan pengamalannya
Qs Al Baqarah : 133
Adakah kamu hadir ketika Yakub kedatangan (tanda-tanda) maut, ketika ia berkata kepada anak-anaknya: Apa yang kamu sembah sepeninggalku? Mereka menjawab: Kami akan menyembah Ilah-mu dan Ilah nenek moyangmu, Ibrahim, Ismail, dan Ishaq, (yaitu) ilah Yang Maha Esa dan kami hanya tunduk kepada-Nya
b. Rasulullah saw tidak mempermasalahkan tidak adanya makanan di rumahnya
c. Waktu Kumpul Keluarga (WKK) sebagai sarana meluruskan orientasi keluarga
Perbedaan komunikasi antara pria dan wanita
Sifat dasar pria : Rasional, Umum, Status/Kekuasaan sedangkan wanita : Emosional, Detail, Intim. Perbedaan ini harus saling dimengerti bukan untuk menjadi bibit pertengkaran.
2. Awalnya adalah sangka baik dan kepercayaan
Qs Al Baqarah : 133
Adakah kamu hadir ketika Yakub kedatangan (tanda-tanda) maut, ketika ia berkata kepada anak-anaknya: Apa yang kamu sembah sepeninggalku? Mereka menjawab: Kami akan menyembah Ilah-mu dan Ilah nenek moyangmu, Ibrahim, Ismail, dan Ishaq, (yaitu) ilah Yang Maha Esa dan kami hanya tunduk kepada-Nya
b. Rasulullah saw tidak mempermasalahkan tidak adanya makanan di rumahnya
c. Waktu Kumpul Keluarga (WKK) sebagai sarana meluruskan orientasi keluarga
Perbedaan komunikasi antara pria dan wanita
Sifat dasar pria : Rasional, Umum, Status/Kekuasaan sedangkan wanita : Emosional, Detail, Intim. Perbedaan ini harus saling dimengerti bukan untuk menjadi bibit pertengkaran.
2. Awalnya adalah sangka baik dan kepercayaan
a. Sangka baik adalah awal hubungan harmonis
b. Kisah Haditsul Ifk
c. Kepercayaan dibangun dengan sering memberikan “setoran, bukan “penarikan”
b. Kisah Haditsul Ifk
c. Kepercayaan dibangun dengan sering memberikan “setoran, bukan “penarikan”
3. Keutamaannya
adalah disiplin tanpa disuruh
a. Generasi salaf adalah generasi terbaik karena kedisiplinannya
b. Disiplin ditanamkan sejak kecil melalui keteladanan dan pemahaman
c. Sering-sering menyuruh/mengingatkan bisa menyakitkan dan membuat dosa
4. Interaksinya adalah kelembutan yang menyenangkan
b. Disiplin ditanamkan sejak kecil melalui keteladanan dan pemahaman
c. Sering-sering menyuruh/mengingatkan bisa menyakitkan dan membuat dosa
4. Interaksinya adalah kelembutan yang menyenangkan
a. Membiasakan magic words
b. Kata-kata kasar menunjukkan jauhnya hati
c. Orang yang potensial menyakitkan hati kita adalah orang yang paling kita cintai
b. Kata-kata kasar menunjukkan jauhnya hati
c. Orang yang potensial menyakitkan hati kita adalah orang yang paling kita cintai
Simpan dulu kepedihanmu, ceritakanlah nanti setelah engkau
sukses
5. Nilai-nilainya adalah memberdayakan, bukan
menjatuhkan
a. Selalu menumbuhkan sikap positif (positive attitude)
b. Saling memberdayakan dalam empat dimensi (spritual, emosional, mental, dan fisik)
c. Visi besar keluarga muslim adalah menjadi keluarga pemimpin (QS Al Furqon : 74)
a. Selalu menumbuhkan sikap positif (positive attitude)
b. Saling memberdayakan dalam empat dimensi (spritual, emosional, mental, dan fisik)
c. Visi besar keluarga muslim adalah menjadi keluarga pemimpin (QS Al Furqon : 74)
6. Ambisinya adalah masuk surga bersama-sama
a. Perintah Allah untuk menjaga keluarga dari api neraka
(QS At Tahrim : 6)
Hai orang-orang yang beriman, peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu; penjaganya malaikat-malaikat yang kasar, yang keras, yang tidak mendurhakai Allah terhadap apa ang diperintahkan-Nya kepada mereka dan selalu mengerjakan apa yang diperintahkan
b. Tujuan kita berkeluarga berkumpul di dunia dan akhirat
c. Bayangkan jika salah satu anggota keluarga kita masuk neraka
7. Hatinya adalah cinta walau ada kekurangan
(QS At Tahrim : 6)
Hai orang-orang yang beriman, peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu; penjaganya malaikat-malaikat yang kasar, yang keras, yang tidak mendurhakai Allah terhadap apa ang diperintahkan-Nya kepada mereka dan selalu mengerjakan apa yang diperintahkan
b. Tujuan kita berkeluarga berkumpul di dunia dan akhirat
c. Bayangkan jika salah satu anggota keluarga kita masuk neraka
7. Hatinya adalah cinta walau ada kekurangan
a. Cinta keluarga adalah “aku cinta kamu, walaupun..”
b. Cinta dapat dibangun dengan bersyukur
c. Cinta segitiga adalah kunci memecahkan konflik
Cinta segitiga yang benar, yang menjadi kunci menghadapi konflik adalah : Suami, Istri, Allah. Dalam Islam tidak hanya menikah dan berkeluarga yang menjadi ukuran tetapi bagaimana pernikahan dan keluarga dapat membawa semua anggotanya menjadi lebih takwa pada Allah dan Rasulnya serta menjadi jalan tuk mendapat surga-Nya.
b. Cinta dapat dibangun dengan bersyukur
c. Cinta segitiga adalah kunci memecahkan konflik
Cinta segitiga yang benar, yang menjadi kunci menghadapi konflik adalah : Suami, Istri, Allah. Dalam Islam tidak hanya menikah dan berkeluarga yang menjadi ukuran tetapi bagaimana pernikahan dan keluarga dapat membawa semua anggotanya menjadi lebih takwa pada Allah dan Rasulnya serta menjadi jalan tuk mendapat surga-Nya.

0 comments:
Speak up your mind
Tell us what you're thinking... !