Khalifahlife.com - Seringkali dalam pergaulan sehari-hari kita terkadang memberikan pujian yang berlebihan atau anak muda sekarang menyebutnya lebay. Entah karena perasaan suka, kagum, segan atau mungkin karena faktor pekerjaan atau tugas.
Misalnya, seorang karyawan memuji atasannya yang mengenakan kemeja baru dengan gaya dan kata-kata seperti puisi. Dan hal ini diapresiasi oleh atasannya dengan senang hati dan kemudian memberikan keringanan pada karyawannya dengan membebaskan beberapa tugasnya.
Tetapi, Rasulullah telah melarang kaum muslimin untuk memuji berlebihan karena dikhawatirkan dapat menimbulkan akibat buruk bagi yang dipuji seperti dikemukakan dalam hadis berikut :
• Hadis riwayat Abu Bakrah ra., ia berkata:
Seorang lelaki memuji orang lain di hadapan Nabi saw. maka beliau bersabda: Celaka kamu! Kamu telah memenggal leher temanmu, kamu telah memenggal leher temanmu! Beliau mengucapkannya berulang-ulang. Apabila seorang di antara kamu terpaksa harus memuji temannya, hendaklah ia berkata: Aku mengetahui kebaikan si Fulan namun Allah lebih mengetahui keadaannya, dan aku tidak memberikan kesaksian kepada siapa pun yang aku ketahui di hadapan Allah karena Allah lebih mengetahui keadaannya yang sebenarnya. (Shahih Muslim No.5319)
• Hadis riwayat Abu Musa ra., ia berkata:
Nabi saw. mendengar seorang memuji orang lain secara berlebih-lebihan, maka beliau bersabda: Sungguh kamu telah membinasakannya atau telah memotong punggung orang itu. (Shahih Muslim No.5321)
0 comments:
Speak up your mind
Tell us what you're thinking... !