KhilafahLife.com | Juru bicara Dewan Syura Arab Saudi membantah klaim bahwa dewan penasehat untuk Raja Abdullah telah merekomendasikan untuk mengangkat larangan perempuan mengemudi di negara tersebut.
Penolakan itu menyusul adanya laporan Associated Press yang mengutip pernyataan seorang anggota Syura yang tidak disebutkan namanya yang mengatakan "dewan penasehat raja merekomendasikan agar pemerintah mencabut larangan perempuan mengemudi, dengan syarat hanya perempuan di atas 30 tahun yang akan diizinkan untuk mengemudi," Arab News melaporkan hari Minggu ini (9/11/2014).
Menurut laporan AP, perempuan di atas 30 tahun harus mendapatkan izin dari saudara laki-lakinya sebelum mengemudi.
Berdasarkan dugaan rekomendasi baru itu, perempuan akan diizinkan mengemudi dari pukul 07:00-08:00 pagi dari Sabtu hingga Rabu dan siang hingga 20:00 pada hari Kamis dan Jumat.
"Kondisi ini juga mengharuskan pengemudi perempuan mengenakan pakaian menutup aurat dan tidak mengenakan make-up," kata pejabat menurut laporan itu.
"Dalam kota, mereka dapat berkendara tanpa saudara laki-laki mereka, tetapi di luar kota, saudara laki-laki mereka diwajibkan untuk menemani," tambahnya.
Pada bulan Oktober 2013, aktivis "Kampanye Perempuan Mengemudi" mempelopori kampanye media sosial menyerukan perempuan Saudi untuk menentang larangan mengemudi, dengan banyak perempuan Saudi memposting video mereka di situs jejaring sosial dalam kondisi sedang mengemudi.
Ulama Saudi telah lama menyuarakan kekhawatiran mereka bahwa membolehkan perempuan mengemudi akan menyebabkan kebebasan gaya Barat dan erosi nilai-nilai tradisional Saudi.[af/onislam]

0 comments:
Speak up your mind
Tell us what you're thinking... !