Khalifahlife.com - Pemerintah akan terus berkelanjutan mengawal transparansi di
Kementerian maupun Lembaga, mulai dari sistem hingga Sumber Daya Manusia
(SDM). Transparansi dan penjelasan yang baik ke publik adalah cara
menjauhkan negara dari kerugian dan membawa kemajuan bangsa," ungkap
Puan usai menerima penghargaan e-Transparency award 2014 pada kategori
website paling progresif, di Jakarta, Kamis.
Menurutnya,
informasi harus mudah diakses dan diketahui seluruh masyarakat
dimanapun berada. “Pemerintah ke depan akan tetap konsisten dan solid
untuk menjaga dan memajukan kinerja dan pelayanannya, serta membuat
program yang bisa dinikmati masyarakat,” katanya menambahkan.
Kementerian
Koordinator Kesejahteraan Rakyat (Kemenkokesra) yang kini berubah nama
menjadi Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan
Kebudayaan berhasil meraih Juara I Website Progresif e-Transparency
Award 2014.
Menteri Koordinator Bidang
Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Puan Maharani, selaku pimpinan
tertinggi di kementerian tersebut mengatakan apa yang diraih pihaknya
itu merupakan upaya mendukung salah satu dari 9 Nawa Cita atau sembilan
agenda utama Presiden Joko Widodo.
Adapun salah
satu agenda utama Joko Widodo yang dimaksud adalah pemerintah tidak
absen membangun tata kelola pemerintahan yang bersih, efektif,
demokratis, dan terpercaya, dengan memberikan prioritas pada upaya
memulihkan kepercayaan publik pada institusi-institusi demokrasi dengan
melanjutkan konsolidasi demokrasi melalui reformasi sistem kepartaian,
pemilu, dan lembaga perwakilan.
Namun, walau
website di kementeriannya telah dinobatkan sebagai yang paling
progresif, Puan mengakui masih belum tercapainya cakupan atau coverage
program salah kartu yang digagas Presiden Joko Widodo, yakni Kartu
Keluarga Sejahtera (KKS). "Salah satu kartu-kartu presiden belum bisa
sempurna, karena kita prosesnya cukup cepat. Walau begitu perlahan tapi
pasti, dalam masa transisi setahun, kedepannya akan lebih baik,"
ujarnya.
Lebih jauh Puan menerangkan, nantinya
semua dilakukan oleh satu sistem terintegrasi dan bisa diakses dimana
saja, di kota dan di desa. "Hanya satu kartu yang terintegrasi. Misalnya
ada satu orang yang berhak dan memang sudah tercatat datanya di
database seluruh situs kementerian, maka dia tak memerlukan banyak
kartu," ungkapnya.
Dalam kesempatan itu,
pengumuman dan penyerahan piagam dan plakat dilakukan oleh perwakilan
dewan juri yakni Chief Editor Plasa MSN, Wicaksono atau yang akrab
disapa Ndoro Kakung. Menurut Wicaksono, selama dalam penilaian dia
menemui adanya website yang melejit ada nilainya, serta ada pula yang
terjun bebas. "Bahkan ada web yang tiga hari tidak bisa dibuka. Namun
kita tidak mnganulirnya. Kita berdasarkan pada menyemangati mereka untuk
terus menjadi baik," ungkapnya.
Penghargaan
sebagai website progresif diberikan kepada empat K/L. Selain
Kementerian Koordinator bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan
(Kemenko PMK), juga turut menerima penghargaan dalam kategori tersebut
adalah Kementerian Kebudayaan dan Pendidikan Dasar dan Menengah, Badan
Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika, dan Kementerian Pemberdayaan
Perempuan dan Perlindungan Anak. Keempat Kementerian tersebut dinilai
mengalami peningkatan perolehan nilai yang signifikan dari tahun
sebelumnya.
Managing Director Paramadina Public
Policy Institute (PPPI), Wijayanto Samirin mengungkapkan bahwa
kesalahan dalam pengelolaan anggaran dapat merugikan negara sehingga
pemberian Award ini diharapkan dapat mendorong Kementerian dan Lembaga
untuk semakin transparan. [nfl]

0 comments:
Speak up your mind
Tell us what you're thinking... !