Khalifahlife.com - Partai Amanat Nasional (PAN) mengkritik pernyataan Menpan RB Yuddy
Chrisnandi yang mengatakan menteri Jokowi tidak perlu menjalani
pemeriksaan narkoba. Sementara seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN)
diwajibkan.
Ketua DPP PAN Saleh Partaonan
Daulay berpendapat, pemeriksaan narkoba kepada ASN tentu saja sangat
baik dilakukan. Dengan begitu, seluruh aparatur negara bisa dipastikan
bersih dari penggunaan barang haram tersebut.
"Para
calon anggota DPR dan DPRD pun dipersyaratkan untuk melakukan tes
narkoba. Bebas narkoba merupakan salah satu persyaratan bagi seluruh
caleg sebelum ditetapkan dalam DCS dan DCT. Mereka yang tidak bebas
narkoba akan dicoret oleh KPU/KPUD," kata Saleh, di Jakarta, Jumat
(7/11).
Menurut dia, program tersebut
sebetulnya bukan sesuatu yang baru. Dikatakannya, program itu sudah
diterapkan di banyak instansi. Hanya saja, memang belum dilakukan secara
menyeluruh.
"Tidak ada yang baru. Sudah pernah
dilakukan di beberapa kementerian dan instansi pemerintah lain. Jadi
tidak bisa disebut gebrakan," tuturnya yang juga sebagai Ketua Umum PP
Pemuda Muhammadiyah ini.
Lebih lanjut, kata
dia, kalau mau konsisten pemeriksaan narkoba ini harus dilakukan pada
semua pegawai pemerintah, termasuk para menteri. Apalagi, tutur dia,
sampai saat ini para menteri Jokowi belum pernah mengikuti tes
kesehatan.
"Kalau memang sudah dianggap bebas
narkoba semua, ya bagus. Karena itu, apa salahnya ikut tes saja. Minimal
untuk memenuhi rasa keadilan bagi seluruh ASN lainnya," tegas dia.
Dia
menambahkan, tes narkoba tidak memakan waktu lama. Karena itu, tidak
akan menyita waktu dan mengganggu kerja para menteri. "Kalau perlu, para
medisnya diminta datang ke kantor-kantor kementerian yang ada,"
pungkasnya.[nfl]

0 comments:
Speak up your mind
Tell us what you're thinking... !