KhalifahLife.com | Mantan Uskup Agung Canterbury menyuarakan dukungan terhadao guru sekolah dasar Muslim yang mengenakan cadar atau niqab. Menurutnya kepanikan tentang pakaian agama sebagian besar karena kesalahan persepsi.
"Pada saat saya belajar bahasa, saya belajar tidak hanya untuk mengidentifikasi objek, saya juga belajar bagaimana berinteraksi dengan pembicara lain," ujar mantan Uskup Agung Canterbury, Lord Rowan Williams seperti dikutip The Telegraph.
"Kita semua tahu apa yang terjadi ketika orang tidak belajar, mereka akan berbicara tanpa dasar.
"Saya kira orang-orang tidak harus panik ketika melihat orang guru sekolah dasar mengenakan cadar.
Dalam sebuah wawancara bagi untuk lembaga think-tank Kristen Inggris, Theos, mantan Uskup Agung itu membuka kembali perdebatan tentang niqab dalam kehidupan publik Inggris.
Ini bukan pertama kalinya Uskup Agung mendukung hak perempuan Muslim di Inggris untuk mengenakan jilbab.
Pada tahun 2006, Lord Williams memperingatkan bahwa larangan Inggris terhadap cadar (niqab) dan lambang keagamaan lainnya hanya akan menyebabkan kondisi politik yang berbahaya.
Pada tahun 2008, ia menyerukan mengadopsi aspek hukum Syariah Islam di Inggris untuk meningkatkan hubungan antar masyarakat. Mantan uskup itu juga mengatakan bahwa Inggris harus menghadapi kenyataan bahwa beberapa warganya tidak berhubungan dengan sistem hukum Inggris.[af/onislam]

0 comments:
Speak up your mind
Tell us what you're thinking... !