Khalifahlife.com - Setiap anggota Pramuka adalah adalah kantor berita, sehingga harus
bisa menyebarkan berita-berita positif tentang kegiatan yang
dilakukannya melalui berbagai media informasi dan komunikasi, termasuk
facebook, twitter, dan youtube.
Demikian
disampaikan Ketua Kwartir Nasional Gerakan Pramuka, Adhyaksa Dault dalam
sambutannya yang disampaikan melalui video membuka Pelatihan
Jurnalistik dan Social Media Tingkat Nasional, di Taman Rekreasi
Wiladatika (TRW) Cibubur, Jakarta Timur.
“Jangan
sia-siakan acara ini. Social media ini sangat penting. Ada twitter, FB
dan youtube. Pramuka harus menguasai informasi. Setiap Pramuka adalah
kantor berita,” kata Adhyaksa.
Kalau dulu sebelum
berkembangnya social media, untuk menjadi editor ada jenjang karir yang
harus dilalui yakni menjadi wartawan, dan sebagainya. Namun dengan
berkembangnya social media, peran media massa dapat digantikan oleh
masyarakat. Sekarang semua orang bisa membuat website, akun di social
media yang jumlahnya terus bertambah. Sehingga setiap orang dapat
menjadi kantor berita.
Pramuka dibawah
kepemimpinan Adhyaksa Dault membuat terobosan-terobosan baru dengan
program yang menyesuaikan dengan perkembangan zaman. Menurutnya, dengan
masuknya Pramuka sebagai kurikulum wajib 2013 menuntut Pramuka harus
lahir sebagai Pramuka Baru, Generasi Baru.
“Re-branding
Pramuka ini sudah menjadi komitmen kami, agar Pramuka bisa relevan
dengan perkembangan zaman sehingga dapat diterima oleh generasi muda.
Kegiatan pramuka tidak hanya asyik dan gembira, tapi juga harus
memberikan solusi dan peduli terhadap persoalan yang ada disekitarnya,”
kata dia menambahkan.
Pakar Branding, Subiakto
Priosoedarsono yang juga memberikan materi dalam pelatihan tersebut
menilai bahwa Pramuka adalah merek. “Pramuka harus dapat menemukan
DNA-nya Pramuka, yang dapat menjadi added value bagi branding Pramuka.
Pramuka harus unik, relevan dan meaningfull. Keunikan Pramuka harus
dijadikan positioning brand,” ujarnya.
Menurutnya,
Pramuka itu merupakan gerakan moral yang membangun mentalitas anak
bangsa. Dengan demikian, Pramuka jangan sampai terjebak pada formalitas
dan harusnya selalu menjadi solusi masyarakat bukan beban, apalagi
masalah.
Kwartir Nasional (Kwarnas) Gerakan
Pramuka melatih pasukan cyber melalui kegiatan Pelatihan Jurnalistik dan
Social Media Tingkat Nasional yang akan berlangsung pada tanggal 26 –
29 November 2014, di Taman Rekreasi Wiladatika (TRW), Cibubur, Jakarta
Timur.
Pelatihan ini merupakan pertama kalinya
Kwarnas Gerakan Pramuka mengadakan pelatihan jurnalistik yang
diintegrasikan dengan sosial media. Hal ini merupakan salah satu dari
program re-branding Gerakan Pramuka, setelah sebelumnya mengkampanyekan
foto selfie di Hari Pramuka 14 Agustus 2014 lalu.

0 comments:
Speak up your mind
Tell us what you're thinking... !