KhalifahLife.com - Masya Allah, Allah Azza Wa Jalla memberikan kedudukan yang mulia bagi sosok wanita bernama Maryam. Maryam Bintu Imran , perempuan satu-satunya yang namanya menjadi salah satu nama surat di Alquran.
Namanya disebut sebanyak 34 kali. lalu, Mengapa wanita lain tidak disebutkan namanya di dalam Al- Qur'an? Abu Hatim Abdul Mughni As-Sundawy menuliskan dalam grup WA Faedah Ringkas mengenai hal ini.
Tentang hal ini Al-Imam Al-Qurtubi menyatakan:
ﻟﻢ ﻳﺬﻛﺮ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﺰ ﻭﺟﻞ ﺍﻣﺮﺃﺓ ﻭﺳﻤﺎﻫﺎ ﺑﺎﺳﻤﻬﺎ ﻓﻲ ﻛﺘﺎﺑﻪ ﺇﻻ ﻣﺮﻳﻢ ﺍﺑﻨﺔ
ﻋﻤﺮﺍﻥ، ﻓﺈﻧﻪ ﺫﻛﺮ ﺍﺳﻤﻬﺎ ﻓﻲ ﻧﺤﻮ ﻣﻦ ﺛﻼﺛﻴﻦ ﻣﻮﺿﻌﺎً، ﻟﺤﻜﻤﺔ ﺫﻛﺮﻫﺎ ﺑﻌﺾ
ﺍﻷﺷﻴﺎﺥ، ﻓﺈﻥ ﺍﻟﻤﻠﻮﻙ ﻭﺍﻷﺷﺮﺍﻑ ﻻ ﻳﺬﻛﺮﻭﻥ ﺣﺮﺍﺋﺮﻫﻢ ﻓﻲ ﺍﻟﻤﻸ، ﻭﻻ
ﻳﺒﺘﺬﻟﻮﻥ ﺃﺳﻤﺎﺀﻫﻦ، ﺑﻞ ﻳﻜﻨﻮﻥ ﻋﻦ ﺍﻟﺰﻭﺟﺔ ﺑﺎﻟﻌﺮﺱ ﻭﺍﻷﻫﻞ ﻭﺍﻟﻌﻴﺎﻝ ﻭﻧﺤﻮ
ﺫﻟﻚ .
ﻓﺈﻥ ﺫﻛﺮﻭﺍ ﺍﻹﻣﺎﺀ ﻟﻢ ﻳﻜﻨﻮﺍ ﻋﻨﻬﻦ ﻭﻟﻢ ﻳﺼﻮﻧﻮﺍ ﺃﺳﻤﺎﺀﻫﻦ ﻋﻦ ﺍﻟﺬﻛﺮ
ﻭﺍﻟﺘﺼﺮﻳﺢ ﺑﻬﺎ .
ﻓﻠﻤﺎ ﻗﺎﻟﺖ ﺍﻟﻨﺼﺎﺭﻯ ﻓﻲ ﻣﺮﻳﻢ ﻣﺎ ﻗﺎﻟﺖ ﻭﻓﻲ ﺍﺑﻨﻬﺎ، ﺻﺮﺡ ﺍﻟﻠﻪ ﺑﺎﺳﻤﻬﺎ، ﻭﻟﻢ
ﻳُﻜﻦِّ ﻋﻨﻬﺎ ﺑﺎﻷﻣﻮَّﺓ ﻭﺍﻟﻌﺒﻮﺩﻳﺔ ﺍﻟﺘﻲ ﻫﻲ ﺻﻔﺔ ﻟﻬﺎ، ﻭﺃﺟﺮﻯ ﺍﻟﻜﻼﻡ ﻋﻠﻰ
ﻋﺎﺩﺓ ﺍﻟﻌﺮﺏ ﻓﻲ ﺫﻛﺮ ﺇﻣﺎﺋﻬﺎ
“Allah tidak menyebutkan seorang wanitapun yang disebutkan namanya dalam kitab-Nya selain Maryam Bintu Imran. Allah menyebut namanya dalam sekitar tiga puluh tempat.
Hikmahnya sebagaimana disebutkan para Masyaikh bahwasanya para raja dan orang-orang yang mulia tidak
menyebutkan nama istrinya dihadapan khalayak ramai juga
tidak memperkenalkan nama-nama mereka. Mereka menyebut istrinya dengan sebutan pasangan hidup, keluarga, tanggungan atau kata yang semisalnya.
Adapun ketika mereka menyebut hamba sahayanya maka mereka menyebut nama mereka dengan jelas, tidak seperti
mereka merahasiakan nama-nama istri mereka.
Ketika orang Nasrani mengatakan bahwa Maryam adalah istri Tuhan dan bahwa Isa anak Tuhan, maka Allah Ta'ala dengan terang-terangan menyebut nama Maryam. Allah tidak menyembunyikan nama Maryam dengan sebutan hamba Allah, yang merupakan karakter diri Maryam. Dan hal ini menjadi kebiasaan masyarakat Arab dalam menyebutkan
budaknya” (Tafsir Al-Jaami Li Ahkaamil Qur'an VI/21).
(UmmuMbrk)
0 comments:
Speak up your mind
Tell us what you're thinking... !