Peserta KSM Tingkat Nasional adalah juara I perwakilan tiap provinsi per mata pelajaran yang dilombakan. Untuk sampai ke Tingkat Nasional, siswa madrasah itu harus lolos dari Kompetisi Tingkat Madrasah, Kompetisi Tingkat Kabupaten/Kota, dan Kompetisi Tingkat Provinsi.
Mata pelajaran yang dilombakan dalam KSM, yakni tingkat Madrasah Ibtidaiyah (MI) meliputi Matematika dan IPA; tingkat Madrasah Tsanawiyah (MTs) meliputi Matematika, Biologi, dan Fisika; serta tingkat Madrasah Aliyah (MA) terdiri atas Matematika, Biologi, Fisika, Kimia, Ekonomi, dan Geografi.
Pelaksana Tugas Dirjen Pendis sekaligus Sekjen Kemenag Nur Syam mengatakan bahwa Kompetisi Sains Madrasah (KSM) merupakan ajang kreativitas siswa-siswa madrasah dalam bidang sains dengan menjunjung tinggi kreativitas dalam memahami sains.
“Ajang kompetisi ini diharapkan dapat memotivasi siswa madrasah agar dapat selalu meningkatkan ilmu spritualnya, serta dapat memberikan kesempatan yang sama bagi setiap siswa dalam belajar, berkreativitas, dan berprestasi,” terang Nur Syam saat memberikan sambutan dalam pembukaan KSM di Makassar, Senin (25/08).
Menurutnya, KSM merupakan upaya Kementerian Agama melalui Direktorat Pendidikan Madrasah untuk meningkatkan pendidikan sains di Madrasah dan sebagai ajang kreativitas sains bagi siswa dan siswi madrasah. Nur Syam menambahkan, diselenggarakannya KSM juga untuk memberikan wahana bagi pengembangan bakat dan minat siswa-siswi madrasah, sehingga mereka bisa lebih mencintai sains.
Lebih lanjut, Nur Syam menjelaskan, KSM juga untuk memberikan kesempatan yang bagi madrasah dalam berkreativitas. “Kami berharap dengan adanya KSM dan yang menjadi agenda tahunan itu, madrasah tidak hanya mengenal hal-hal yang bersentuhan dengan agama, tetapi juga ilmuwan. Semoga kedepan madrasah juga menjadi lumbung atlet nasional yang berprestasi di kancah nasional maupun internasional,” harapnya.
“Tentu semua ini diharapkan berujung pada pebaikan kualitas pendidikan Madrasah, khsususnya yang berkaitan dengan sains,” tambahnya.
Acara pembukaan kali ini dihadiri perwakilan peserta masing-maisng 11 orang dari 33 Provinsi di seluruh Indonesia yang akan berkompetisi sesuai cabang mata pelajaran yang dilombakan. Tampak hadir juga sebanyak sekitar 2.500 orang, termasuk penggembiran.
KSM Tingkat
Nasional ketiga di Makasar ini akan diikuti sekitar 363 siswa dan siswi
madrasah tingkat MI, Mts, dan MA.
Peserta itu akan merebutkan 198 medali untuk 11 lomba mata pelajaran. Setiap lomba disediakan tiga medali emas, enam medali perak, dan sembilan medali perunggu.
Selain medali, panitia juga memberikan hadiah uang untuk pemenang medali emas sebesar Rp15 juta, perak Rp10 juta, dan perunggu Rp8 juta.
KSM untuk pertama kalinya digelar di Kota Bandung tahun 2012 sementara yang kedua diselenggarakan di Malang Jawa Timur, sedangkan yang ketiga diadakan di Kota Makasar Sulawesi Selatan pada 25-29 Agustus 2014. [wn/antara/kemenag]
Peserta itu akan merebutkan 198 medali untuk 11 lomba mata pelajaran. Setiap lomba disediakan tiga medali emas, enam medali perak, dan sembilan medali perunggu.
Selain medali, panitia juga memberikan hadiah uang untuk pemenang medali emas sebesar Rp15 juta, perak Rp10 juta, dan perunggu Rp8 juta.
KSM untuk pertama kalinya digelar di Kota Bandung tahun 2012 sementara yang kedua diselenggarakan di Malang Jawa Timur, sedangkan yang ketiga diadakan di Kota Makasar Sulawesi Selatan pada 25-29 Agustus 2014. [wn/antara/kemenag]

0 comments:
Speak up your mind
Tell us what you're thinking... !