Maraknya Sekolah Islam Menuai Kemarahan Orang Tua Sekuler di Turki - Situs Portal Berita Keluarga Muslim Indonesia
Headlines News :
Home » , » Maraknya Sekolah Islam Menuai Kemarahan Orang Tua Sekuler di Turki

Maraknya Sekolah Islam Menuai Kemarahan Orang Tua Sekuler di Turki

Thursday, December 4, 2014 | 4:06 PM

KhalifahLife.com | Dengan hampir satu juta siswa bergabung dengan sekolah Islam tahun ini, semakin mencerminkan kenaikan tajam dalam sistem pendidikan Islam di Turki. Pejabat pendidikan di negara itu juga mengambil langkah-langkah agar semakin banyak tempat untuk sekolah 'imam hatip', meskipun langkah ini dikritik oleh para orang tua sekuler.

"Kami menentang pendidikan dengan aturan agama," ujar Ilknur Birol, juru bicara kampanye "Dont Touch My School", kata organisasi payung bagi orang tua yang tidak terima adanya pendidikan agama di sekolah umum Turki, Selasa lalu.

"Sistem ini tidak berakar bagi para anak remaja dengan perspektif ke depan yang harus tercerahkan oleh ilmu pengetahuan, tetapi lebih kepada generasi yang menghargai ketaatan."

Tahun ajaran 2014-2015 ini, ada sekitar satu juta siswa telah terdaftar untuk bergabung dengan sekolah imam hatip dan menandai peningkatan tajam dari hanya 65.000 siswa pada tahun 2002 ketika Presiden Recep Tayyip Erdogan pertama kali masuk ke kekuasaan.

Sekolah-sekolah Imam Hatip mengajarkan anak laki-laki dan perempuan secara terpisah dan memberikan sekitar 13 jam seminggu pelajaran keIslaman di atas kurikulum reguler, termasuk studi bahasa Arab, Al-Qur'an dan siroh Nabi Muhammad.

"Ketika tidak ada yang namanya budaya agama dan pendidikan moral, masalah sosial yang serius seperti kecanduan narkoba dan rasisme akan mengisi kesenjangan itu," kata Erdogan pada simposium mengenai kebijakan obat dan kesehatan masyarakat awal tahun ini.

Menghadapi dilema untuk membuat lebih banyak lagi sekolah Imam Hatip, pejabat pendidikan telah mengalihkan bagian dari sekolah bersama dengan bangunan baru yang dibangun untuk melayani siswa Imam hatip.

Langkah ini, bagaimanapun, memicu protes dari para orang tua yang ingin pendidikan sekuler bagi anak-anak mereka.

Filiz Gurlu, orang tua di Kadir Rezan memprotes konversi salah satu dari dua bangunan sekolah untuk fasilitas imam hatip.

"Perpustakaan, laboratorium, komputer dan ruang musik di bagian disita, sehingga anak-anak tidak memiliki akses lagi," keluhnya.

Menolak kritikan para orang tua, pejabat sekolah imam hatip menegaskan bahwa perubahan yang dilakukan berdasarkan permintaan masyarakat.

Berbicara kepada Reuters, Huseyin Korkut, kepala asosiasi alumni imam hatip, mengatakan ada permintaan yang kuat untuk sekolah imam hatip menurut survei yang dibuat di provinsi Kayseri, Konya dan Erzurum.[af/onislam]
Share this article :

0 comments:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

 
KANAL : REDAKSI | IKLAN | HUBUNGI KAMI
Copyright © 2011. Situs Portal Berita Keluarga Muslim Indonesia - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger