Sa’id Bin ‘Amir [2] – Keluhan Pada Sang Gubernur - Situs Portal Berita Keluarga Muslim Indonesia
Headlines News :
Home » , , » Sa’id Bin ‘Amir [2] – Keluhan Pada Sang Gubernur

Sa’id Bin ‘Amir [2] – Keluhan Pada Sang Gubernur

Thursday, November 27, 2014 | 8:14 PM



Khalifahlife.com - Saat itu Hims digambarkan sebagai Kufah kedua. Ada kesamaan perilaku penduduknya; sering terjadi pembangkangan dan pemberontakan terhadap pemerintah yang sah. Karena pembangkangan sudah lebih dulu terjadi di Kufah, Irak, maka Hims disebut Kufah kedua. Namun terhadap kepeimpinan Sa’id-dengan izin Allah-mereka taat dan patuh.

Suatu hari Umar menyampaikan berita kepada Sa’id, “Orang-orang Syam cinta dan hormat kepadamu.”

Sa’id menjawab, “Bisa jadi karena aku suka membantu keperluan mereka”

Meskipun demikian, adanya keluhan dari masyrakat tidak bisa dihindari. Paling tidak sebagai bukti bahwa Hims masih tetap menjadi saingan berat kota Kufah.

Suatu ketika, saat Khalifah Umar berkunjung ke Hims, ia bertanya kepada penduduk Hims yang sedang berkumpul, “Bagaimana pendapat kalian tentang Sa’id?”

Beberapa orang mengemukakan beberapa keluhan. Rupanya keluhan itu berbalik menjadi sisi positif Sa’id. Ada sisi keagungan yang terungkap. Sungguh ajaib.

Khalifah Umar meminta agar mereka mengemukakan keluhan mereka satu demi satu. Maka, atas nama kelompok tersebut, seorang laik-laki tampil bicara,

“Kami mengeluhkan 4 perkara: pertama, ia baru keluar menemui rakyatnya setelah hari sudah siang; kedua, ia tidak melayani seorang pun di malam hari; ketiga, setiap bulan ada dua hari di mana ia tidak melayani rakyatnya, dan kami tidak melihatnya sama sekali; dan, ada satu lagi yang sebetulnya bukan kesalahannya tapi menggangu kami (keempat), yaitu sewaktu-waktu ia jatuh pingsan.” Lalu laki-laki itu duduk.

Khalifah Umar menunduk sebentar dan berbisik memohon kepada Allah, “Ya Allah, aku tahu bahwa ia adalah hamba-Mu yang terbaik, maka jangan Engkau belokkan firasatku ini.”

Lalu Sa’id dipersilahkan untuk membela dirinya. Ia berkata,

“Mengenai keluhan mereka bahwa aku tidak keluar menemui mereka kecuali hari sudah siang, demi Allah, sebetulnya aku tidak ingin menyebutkannya. Kami tidak punya pembantu, maka akulah yang membuat roti; dari mengaduk tepung hingga roti itu siap dimakan. Setelah itu aku berwudhu, dan shalat dhuha. Setelah itu, aku keluar menemui mereka.”

Wajah Umar berseri-seri, dan ia mengucapkan, “Alhamdulillah. Lalu yang kedua?”

Sa’id melanjutkan pembicaraannya,

“Adapun keluhan mereka bahwa aku tidak melayani mereka di malam hari, maka demi Allah aku benci menyebutkan sebabnya. Aku telah menyediakan siang hari untuk mereka, sedangkan malam hari untuk Allah.”

“Mengenai keluhan mereka bahwa dua hari setiap bulan di mana aku tidak menemui mereka, sebabnya adalah aku tidak mempunyai pembantu yang mencucikan pakaianku, dan pakaianku tidak banyak. Aku tidak bisa berganti pakaian dengan leluasa. Aku mencucinya lalu menunggu sampai kering, hingga baru bisa keluar menemui mereka di sore hari.”

“Tentang keluhan mereka bahwa aku sering jatuh pingsan, sebabnya adalah ketika di Mekah dulu, aku melihat langsung bagaimana Khubaib al-Anshari tewas. Tubuhnya disayat-sayat. Orang-orang kafir Quraisy itu bertanya, ‘Maukah engkau jika Muhammad menggantikanmu, dan kamu bebas?’ Khubaib menjawab, ‘Demi Allah, aku tidak ingin berada di rumah bersama anak dan istriku menikmati kesehatan dan kelezatan hidup, sementara Rasulullah terkena musibah walau hanya tertusuk duri.’ Saat itu, aku masih kafir. Aku menyaksikan dengan mata kepala, dan aku tidak bergerak sedikit pun untuk menolong Khubaib. Karena itu, aku sangat takut akan siksa Allah kelak, hingga aku jatuh pingsan.”

Selesai sudah pembelaan Sa’id. Kedua pipinya basah oleh air mata.

Khalifah Umar tidak bisa menahan rasa harunya. Ia berseru dengan gembira, “Alhamdulillah, firasatku tidak melesat.” Lalu ia merangkul Sa’id dan mencium keningnya yang bercahaya.

Sumber :  60 Sirah Sahabat Rasulullah SAW/Khalid Muhammad Khalid/Al Itishom
Share this article :

0 comments:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

 
KANAL : REDAKSI | IKLAN | HUBUNGI KAMI
Copyright © 2011. Situs Portal Berita Keluarga Muslim Indonesia - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger