KhalifahLife.com - Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara memastikan bahwa tarif telpon seluler masih tetap aman, tidak terpengaruh terhadap kenaikan BBM bersubsidi yang diumumkan oleh Presiden Joko Widodo. Pernyataan ini disampaikan karena dikhawatirkan akan adanya isu akibat kenaikan BBM yang bisa ikut memicu kenaikan tarif seluler akibat masih banyak operator, khususnya di daerah- daerah, yang menggunakan solar untuk menyokong kinerja pemancar base station (BTS).
"Tidak berpengaruh, chief. Komponen BBM dalam biaya operasional operator seluler, baik langsung dan tidak langsung, tidak material dan ada faktor kompetisi di industri," ujar Menkominfo Rudiantara di Jakarta seperti disiarkan laman Kominfo.
Menkominfo mengatakan bahwa solar yang digunakan untuk genset itu solar untuk industri.
" Solar untuk genset itu solar untuk industri,"tutupnya.
Seperti diketahui, Presiden Joko Widodo telah resmi menaikkan harga BBM premium menjadi Rp 8.500 per liter, dari sebelumnya Rp 6.500. Sementara solar dari Rp 5.500 menjadi Rp 7.500.(jwt/kominfo)
0 comments:
Speak up your mind
Tell us what you're thinking... !