Fleksibilitas Bantu Berkembang Pesatnya Keuangan Islam - Situs Portal Berita Keluarga Muslim Indonesia
Headlines News :
Home » , » Fleksibilitas Bantu Berkembang Pesatnya Keuangan Islam

Fleksibilitas Bantu Berkembang Pesatnya Keuangan Islam

Tuesday, November 25, 2014 | 6:38 PM

KhalifahLife.com | Fleksibilitas dan sesuai aturan agama telah menjadi kunci utama yang membantu meroketnya keuangan Islam selama dekade terakhir yang pertumbuhannya sembilan kali lipat dan bisa menarik lebih banyak pelanggan setiap harinya.

"Meskipun diatur oleh prinsip-prinsip agama yang ketat, keuangan Islam tetap sangat fleksibel dan berisiko sedikit," kata ekonom Kuwait Hajjaj Bukhdur kepada Agence France Presse (AFP) hari Ahad lalu.

"Keuangan Islam telah membantu memperluas dan memenuhi berbagai bentuk permintaan dengan cepat," tambahnya.

Menurut data, lembaga keuangan Islam tumbuh sembilan kali lipat menjadi 1,8 miliar dolar antara tahun 2003 hingga tahun lalu.

Industri keuangan yang berkembang pesat menjadi dua kali lipat selama empat tahun terakhir dan sekarang bernilai lebih dari 2 triliun dolar dengan permintaan diperkirakan akan terus melambung tinggi.

Bagi banyak Muslim, aspek agama adalah alasan utama yang mendorong mereka untuk mencoba keuangan Islam.

Salah satu dari mereka adalah Ahmad Salim yang diberitahu oleh seorang ulama bahwa hukum Syariah Islam melarang membayar bunga (riba).

Setelah mendapat nasehat itu, Salim mengembalikan pinjaman 35.000 dolar hanya dua hari setelah ia menerimanya dari bank konvensional di Kuwait.

"Seorang ulama mengatakan kepada saya bahwa tidak diperbolehkan dalam Islam untuk mengambil pinjaman dari bank non-Islam karena mereka menerapkan bunga," katanya.

Beberapa hari kemudian, ia mengatur pinjaman dari bank Islam setelah membayar biaya pelayanan sebesar 700 dolar.

Seiring dengan kesesuaian agama, industri keuangan Islam telah berkembang karena fleksibilitas, link ke kegiatan ekonomi riil dan larangan transaksi spekulasi atau ketidakpastian, para pakar mengatakan.

Untuk memenuhi permintaan yang semakin meningkat, keuangan Islam telah mengembangkan berbagai produk yang sesuai dengan hukum syariah, dari pinjaman untuk mobil dan rumah hingga pendanaan untuk proyek-proyek infrastruktur besar.

Beberapa pakar menyebut pertumbuhan besar keuangan Islam menjadi bank-bank syariah mengungguli bank konvensional selama krisis keuangan global tahun 2008 lalu.

"Bank syariah umumnya lolos dari dampak terburuk krisis keuangan tahun 2008 karena mereka tidak terkena subprime dan aset beracun," kata manajer direktur Bank Dunia Mahmoud Mohieldin dalam sebuah catatan penelitiannya baru-baru ini.

"Di Teluk, baik bank dan perusahaan syariah serta konvensional sama-sama terkena oleh krisis. Beberapa perusahaan investasi Islam dipaksa keluar dari pasar," kata ekonom Saudi Abdulwahab Abu-Dahesh. Namun link keuangan Islam untuk aset yang solid dipandang sebagai salah satu kekuatan utama perekenomian.

"Keuangan Islam tidak berurusan dengan derivatif atau spekulasi," jelas Abu-Dahesh, mantan ekonom senior di bank konvensional tersebut.[af/onislam]
Share this article :

0 comments:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

 
KANAL : REDAKSI | IKLAN | HUBUNGI KAMI
Copyright © 2011. Situs Portal Berita Keluarga Muslim Indonesia - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger