KhalifahLife.com | Swedia Kamis kemarin (30/10/2014) secara resmi mengakui Palestina sebagai negara dengan mengatakan pihaknya berharap langkah pengakuan itu akan membantu menghidupkan kembali proses perdamaian antara Israel-Palestina yang telah terhenti.
Keputusan Swedia tersebut menuai pujian dari Presiden Palestina namun mendapat kecaman dari Israel.
“Keputusan kami datang pada saat kritis karena selama setahun terakhir kita telah melihat bagaimana pembicaraan damai terhenti, bagaimana keputusan atas permukiman baru di tanah Palestina serta solusi dua negara semakin rumit dan bagaimana kekerasan kembali terjadi di Gaza,” kata Menteri Luar Negeri Swedia, Margot Wallstrom kepada wartawan.
“Dengan membuat keputusan ini, kami ingin mewujudkan dinamika baru untuk proses perdamaian yang telah terhenti.”
Wallstrom mengatakan langkah Swedia bertujuan untuk mendukung Palestina yang moderat dan membuat status Palestina yang sama dengan Israel dalam perundingan perdamaian.
Swedia juga berencana memberikan Palestina bantuan hingga 1,5 miliar kronor (200 juta dolar), menurut pernyataan Menteri Luar Negeri Margot Wallstrom.
Wallstrom mengatakan dalam sebuah pernyataan pada hari Kamis kemarin bahwa Palestina memenuhi kriteria untuk diakui sebagai sebuah negara dalam hukum internasional meskipun tidak memiliki perbatasan yang tetap, dan Palestina akan menerima antara 500 juta kronor hingga 1,5 miliar kronor di bawah rencana bantuan lima tahun.[af/worldbulletin]

0 comments:
Speak up your mind
Tell us what you're thinking... !