KhalifahLife.com - Duta Besar Malaysia untuk Indonesia Dato Seri Zahrain Mohamed Hashim mengatakan bahwa pelarangan Ulil Abshar masuk ke Malaysia untuk hadir dalam diskusi fundamentalis Islam pada 18 Oktober mendatang karena dianggap memiliki ajaran Islam yang berbeda.
"Bila ada program bincang pluralisme jadi masalah. Tokoh
seperti Ulil ini, dia membawa ikut ajaran qodani Ahmadiyah.
Bagi institusi agama Islam di Malaysia, isu qodani Ahmadiyah
adalah penyelewengan dari ahlus sunnah waljama'ah," jelasnya saat dikonfirmasi oleh detikcom, Selasa (14/10)
Dato Seri Zahrain menegaskan bahwa di Malaysia sesuai rapat para alim ulama pada 1966, dikeluarkan fatwa kebangsaan bahwa hanya akidah ahlussunnah waljama'ah yang dibenarkan.
"Dan menurut ulama Malaysia mereka yang terlibat keluar dari ahlussunnah waljama'ah tidak ada otoritas bercakap atas isu Islam," terangnya.
Berdasarkan hal itu, ulama di Malaysia meminta kepada pemerintah untuk tidak mengizinkan Ulil masuk mengikuti forum tersebut.
"Kementerian Dalam Negeri dari badan Islam tidak membenarkan Ulil datang ke Malaysia menghadiri meja bulat,"tambah Dato Seri Zahrain.
Selain itu, saat ini ulama di Malaysia juga tengah meminta
agar diskusi dibatalkan.
"Karena tidak ada otoritas Islam yang di dalam meja bulat," tutup dia,"tutupnha. (jwt/dtk)
0 comments:
Speak up your mind
Tell us what you're thinking... !