Khalifahlife.com - Imam besar Masjidil Haram dan Nabawi Sheikh Abdul Rahman Al Sudais meluruskan anggapan bahwa Islam adalah agama yang intoleran, sebaliknya dengan penganut terbesar kedua di dunia ini, umat Islam sangat menjunjung toleransi antarumat beragama. Sebagaimana Rasulullah Muhammad menghargai keberadaan kaum Yahudi.
"Rasulullah SAW memperlakukan semua masyarakat yang sama, contohnya saat itu adalah umat Yahudi yang diperlakukan sama baiknya dengan muslim," Abdul Rahman dalam seminar tentang Kemoderatan dalam Al-Quran dan Hadist, di Hotel Shangrilla, Jakarta, Selasa (28/10).
Ia mengatakan, amalan berbuat baik dengan sesama manusia dan larangan mengganggu umat lain merupakan prinsip Islam yang tertuang dalam sumber Al-Quran dan Hadist. Justru orang yang tidak benar-benar mengetahui Islam yang melakukan tindakan intoleransi beragama.
"Kepada mereka itu (umat lain) muslim berbuat baik, seperti dicontohkan Rasulullah SAW dalam memperlakukan orang Yahudi dengan baik selama mereka tidak mengganggu. Islam sangat menghargai toleransi," ujar Ketua Umum Badan Otoritas Urusan Masjidil Haram dan Masjid Nabawi dengan pangkat setingkat menteri di Arab Saudi itu.
Lebih lanjut Abdul Rahman mengatakan, toleransi beragama merupakan isu yang belakangan mengemuka ditengah banyaknya peristiwa radikalisme, seperti yang dilancarkan seperti Al Qaeda dan Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS).
Sementara itu, Rektor Universitas Islam Madinah Abdurrahman bin Abdullah As-Sanad mengatakan, gerakan Islam moderat antikekerasan harus didorong ke seluruh dunia.
Bagi dia, kekerasan tidaklah mencerminkan Islam. "Banyak yang justru merusak nama Islam dengan fundamentalisme, radikalisme, ekstrimisme dan terorisme. Hal itu harus kita atasi bersama," tandasnya.[nfl]

0 comments:
Speak up your mind
Tell us what you're thinking... !