KhalifahLife.com - Rahmat Gobel selaku Menteri Perdagangan (Mendag) mengungkapkan menjelang akhir tahun ini potensi inflasi yang paling tinggi adalah untuk cabe dan beras, sehingga untuk menghindari agar harga tidak terlalu tinggi, akan dilakukan operasi pasar sebanyak 100 – 200 ribu ton.
"Untuk mengantisipasi terjadi harga yang terlalu tinggi kita akan lakukan operasi pasar,"ujar Rahmat Gobel kepada wartawan di istana negara, Jakarta seperti disiarkan laman Setkab,Kamis (4/12).
Mendag mengatakan bahwa secara umum kenaikan harga bahan pokok tidak terlalu besar kecuali cabe yang disebabkan oleh faktor supply.
“Yang paling tinggi kenaikan harganya adalah komoditas cabe karena disebabkan oleh faktor supply. Tetapi menurut informasi di daerah Aceh dan Jawa Tengah sudah mulai panen cabe, dan itu nanti bisa mengatasi masalah stok cabe di pasar,” terangnya.
Karena itu, menurut Rahmat Gobel, yang paling penting saat ini bagi Kementerian Perdagangan (Kemendag) adalah Kementerian Koperasi dan UKM serta Kementrian Perindustrian untuk bisa mengelola bahan mentah cabe-cabe tersebut agar bisa menekan jumlah pemintaan lebih sedikit untuk cabe.
“Seperti indutri kecil dan menengah untuk membuat sambal Nusantara dari Sabang sampai Merauke itu rasa berbeda-beda, jadi kita tidak setiap tahun terlalu pusing pengadaan suplpy cabe. Justru harus kita dorong industrinya dan petani-petani untuk menggunakan teknologi supaya hasil produksinya bisa bertahan selama setahun seperti pengaruh cuaca,” tutup Mendag.(jwt)
0 comments:
Speak up your mind
Tell us what you're thinking... !