KhalifahLife.com | Seorang Muslim Inggris untuk pertama kalinya pada Selasa kemarin (18/11/2014) berpidato di Gereja Sinode Inggris dalam diskusi dengan Uskup Agung Canterbury Justin Welby terkait penderitaan minoritas agama di Irak dan Suriah, AFP melaporkan.
Fuad Nahdi, kepala Radical Middle Way, sebuah lembaga think tank yang terlibat dalam dialog antar-iman, membacakan doa Islam dan menyampaikan sambutan dalam pertemuan Anglikan dengan ucapan "Assalamu'alaikum."
"Penganiayaan terhadap orang Kristen di Irak dan Suriah adalah keji dan benar-benar tidak dapat diterima bagi setiap manusia yang waras. Tapi kita tidak boleh lupa bahwa umat Islam juga menanggung beban dari kalangan ekstrimis ini," kata Nahdi dalam sambutannya.
"Ribuan bahkan puluhan ribu orang tewas dalam beberapa tahun terakhir dan mereka akan terus mati jika kita berpura-pura mengabaikannya," kata juru kampanye kelahiran Kenya ini, di depan ratusan delegasi yang berkumpul.
Dia juga mengatakan bahwa umat Islam yang memiliki ideologi ekstremis lebih sedikit dari umat Islam yang ada.
Nahdi juga berbicara tentang kemarahan di kalangan anak muda Muslim Inggris yang bereaksi terhadap kritik yang mereka hadapi karena tindakan ekstrimis yang tidak ada hubungannya dengan mereka.
"Semua tekanan kepada kita adalah berusaha mencoba dan membenarkan hal-hal yang tidak dapat kita benarkan," ujarnya sembari menyerukan eksistensi damai dan kerjasama melawan kebodohan oleh pemeluk Kristen dan Muslim.
Juga pada hari Selasa, Nahdi menulis sebuah artikel yang diterbitkan di surat kabar The Guardian bahwa ia berharap penampilannya sebagai Muslim pertama yang berpidato dalam Sinode Umum bisa menunjukkan toleransi antar agama.[af/onislam]
Home »
Berita Dunia
,
HeadLines
» Untuk Pertama Kalinya Seorang Muslim Berpidato di Depan Sinoda Gereja Inggris

0 comments:
Speak up your mind
Tell us what you're thinking... !