KhalifahLife.com | Jumlah pemilih Muslim Amerika jelang pemilu paruh waktu semakin meningkat awal pekan ini dan hal ini semakin mencerminkan berkembangnya partisipasi politik kelompok agama minoritas agama dalam sistem politik Amerika.
"Pemilih Muslim meningkat hampir dua kali lipat secara rata-rata dari semua pemilih Amerika di pemilu paruh waktu sebelumnya," jelas Robert McCaw, dari Council on American-Islamic Relations (CAIR), mengatakan dalam sebuah pernyataan yang diperoleh oleh OnIslam.net.
Dalam sebuah jajak pendapat yang dirilis pada hari Rabu, 5 November lalu oleh CAIR, para pemilih Muslim Amerika menunjukkan jumlah pemilih hingga 76 persen pada pemilu paruh waktu pada 4 November mendatang.
Jajak pendapat juga mencerminkan semakin banyak Muslim yang mendukung kandidat dari Partai Republik, yang mencapai hingga 23%.
Angka ini jauh lebih tinggi dibanding pemilu 2012 di mana kandidat presiden dari Partai Republik Mitt Romney menerima persentase satu digit suara pemilih Muslim.
Hasil ini mendukung temuan dari survei pra-pemilu CAIR yang menunjukkan bahwa 69 persen pemilih Muslim yang terdaftar akan pergi ke tempat pemungutan suara pada 4 November dan lebih dari setengahnya akan memilih kandidat Partai Demokrat.
Isu-isu domestik seperti perawatan ekonomi dan kesehatan menjadi konsen pemilih Muslim dalam pemilu kali ini.
Meningkatnya Islamofobia di Amerika juga menjadi isu paling penting ketiga bagi pemilih Muslim.[af/onislam]

0 comments:
Speak up your mind
Tell us what you're thinking... !