KhalifahLife.com | Kecewa dengan diamnya pemerintah atas meningkatnya serangan anti Muslim, kelompok-kelompok Muslim Kanada mendesak Perdana Menteri Steven Harper untuk menyuarakan dukungannya kepada komunitas Muslim.
"Para pemimpin kita memiliki peran yang sangat penting untuk memainkan perannya," ujar Amira Elghawaby, koordinator HAM untuk Dewan Nasional Muslim Kanada kepada The Star.
"Para pemimpin harus membuat suasana menjadi positif," jelasnya.
Sebelumnya, jamaah shalat subuh pada hari Jumat pekan lalu di masjid Asosiasi Muslim Assunah (AMA) di Ottawa menemukan beberapa jendela yang pecah.
Insiden lain yang telah dilaporkan, termasuk aksi vandalisme di masjid Cold Lake di Alberta, ancaman terhadap Asosiasi Muslim BC, serta pelecehan anti-Muslim terhadap calon walikota di Toronto.
Intimidasi anti Muslim meningkat meskipun adanya kecaman langsung dari beberapa kelompok Muslim Kanada untuk dua serangan terhadap tentara di Quebec dan pembunuhan seorang penjaga keamanan di Memorial Nasional oleh seorang pria bersenjata yang kemudian menyerbu gedung parlemen.
Serangan itu terjadi pada saat Kanada mengirim pesawat tempur untuk ikut ambil bagian dalam serangan udara terhadap kelompok Negara islam (ISIS) di Irak.
Meskipun peningkatan serangan, PM Harper belum berbicara menentang lonjakan kejahatan kebencian anti-Muslim sejak dua serangan terpisah bulan lalu.
"Kami berusaha untuk bekerja sama dengan penegak hukum dan otoritas kami dalam mengakhiri hal ini. Kami berusaha melakukan yang terbaik untuk membantu," kata Presiden Masjid Asosiasi Muslim Assunnah, Mohammed Mostefa.
Bagi umat Islam Kanada, pemerintah Kanada memainkan peran penting untuk memastikan umat Islam aman setelah serangan 9/11.[af/onislam]

0 comments:
Speak up your mind
Tell us what you're thinking... !