KhalifahLife.com | Ratusan kelompok kiri Israel mengumumkan dukungan mereka kepada parlemen Spanyol yang berencana menggelar pemungutan suara untuk mengakui Palestina sebagai sebuah negara.
"Israel harus mengakui negara Palestina berdasarkan perbatasan 4 Juni 1967," satu kelompok sayap kiri Israel menulis dalam sebuah petisi online yang dikutip oleh Haaretz.
Ditandatangani oleh lebih dari 300 profesor Israel, akademisi, aktor, seniman dan tokoh berhaluan kiri lainnya, permohonan itu datang menyusul pengumuman parlemen Spanyol yang melakukan pemungutan suara untuk mengenali Palestina sebagai negara merdeka.
Pekan lalu, Partai Pekerja Sosialis Spanyol, partai terbesar kedua dalam kongres Spanyol, mengungkapkan rencana mereka untuk menyerahkan draft mosi yang menyerukan pengakuan Palestina sebagai sebuah negara pada tanggal 30 Oktober mendatang.
Tanggal 30 Oktober sendiri merupakan peringatan ke-23 dari pembicaraan Madrid yang mendahului Persetujuan Oslo antara Israel dan Otoritas Palestina.
Setelah pengajuan tuntutan ini, Menteri Luar Negeri Spanyol Jose Manuel García-Margallo mengatakan bahwa langkah tersebut harus merupakan hasil dari perundingan antara pihak-pihak yang bertikai," Jewish Telegraphic Agency melaporkan.
Hampir dua minggu yang lalu, draft tuntutan disampaikan oleh kelompok sayap kiri dari Galicia di barat laut Spanyol, mendesak pemerintah Spanyol menghentikan semua perdagangan senjata dengan Israel, namun ditolak.
Suara Spanyol telah memperoleh dukungan dari tokoh-tokoh Israel termasuk direktur jenderal Kementerian Luar Negeri Israel Dr Alon Liel, pendiri Peace Now Amiram Goldblum dan Naftali Raz.[af/onislam]
Home »
Berita Dunia
,
HeadLines
» Parlemen Spanyol Segera Gelar Pemungutan Suara untuk Akui Negara Palestina

0 comments:
Speak up your mind
Tell us what you're thinking... !