Bapak Mertua Merokok Takut Mempengaruhi Anak - Situs Portal Berita Keluarga Muslim Indonesia
Headlines News :
Home » , , » Bapak Mertua Merokok Takut Mempengaruhi Anak

Bapak Mertua Merokok Takut Mempengaruhi Anak

Tuesday, October 21, 2014 | 10:47 PM



Khalifahlife.com - Assalamu'alaikum Bunda Fifi, 

Saya saat ini memiliki anak lelaki baru berumur 1,5 tahun dan saat ini saya tinggal bersama mertua. Saya dan suami bekerja, sehingga anak kami diasuh oleh mertua. Saya agak kesal karena Bapak mertua seringkali merokok di depan anak saya, saya sudah berulang kali meminta agar tidak merokok di depan anak, pada saat itu bilangnya iya, tetapi kemudia entah lupa atau apa masih sering merokok depan anak. Mertua saya ini keduanya sama-sama ketika saya meminta satu hal, harus diulang-ulang, tetapi kadang permintaan saya pun tidak dilakukan. Mohon sarannya bunda.

Sholihah

Jawab
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh

Bu Solihah, mengenai ibu yang tinggal dengan mertua dan anak diasuh mertua saat ibu bekerja, sebenarnya tinggal dengan siapapun resikonya akan sama. Sangat sulit untuk merubah perangai ibu mertua atau ayah mertua, karena itu sudah merupakan karakter dasar, jadi bila sudah diberitahu lalu diulang kembali, maka nampaknya akan seperti itu terus, terlebih jika sudah tua ada yang mengatakan sifatnya akan kembali ke anak-anak. Sehingga kita harus extra sabar dan mengerti dengan karakternya. Kebiasaan merokok bapak mertua tidak bisa dihilangkan begitu saja karena sudah punya cucu, memang baiknya sih pindah rumah ya bu, namun anak ibu sama siapa, apa ibu bisa jamin bila dengan pembantu rumah tangga, tidak ada pengaruh buruk, bisa saja pembantu rumah bawa teman lelaki kedalam rumah, atau nonton film india dan nyetel lagu dangdut keras-keras, belum lagi bila pembantu tidak datang atau sakit atau pulang kampung, maka ibu harus pusing lagi memikirkan penjaganya dirumah. 

Saran saya sementara ini, bujuk suami untuk mau, dan tidak malas mendiskusikan dengan ibu dan bapak mertua, demi kebaikan anaknya, itu kan anak berdua, bukan anak ibu saja, dan ibu juga sedikit lebih tegas  dalam mengingatkan bapak dan ibu mertua. Kemudian ibu belikan cd-cd yang bagus yang berisi kisah-kisah anak islam, dan minta ibu mertua bantu pasangkan ketika ibu bekerja.  

Ada ide lain begini bu, memang akan melelahkan ibu dan mungkin sedikit unik, jadi anak diajak lelah sekali, sehingga ketika ibu berangkat kerja, anak ibu tertidur sampai empat jam. Sehingga baru bangun jam 12 kemudian makan, dan dipasangkan cd yang bagus-bagus, jadi waktu dia berinteraksi dengan mertua hanya sebentar. Ketika Ibu pulang ajak bermain lagi, sehingga waktu dia akan banyak juga sama ibu, dan waktu yang dengan mertua dihabiskan dengan tidur dan nonton cd sampai dia sekolah. Inipun mungkin dapat dilakukan jika anak tidak bosan.

Nanti kalau sekolahnya di SD, baiknya cari SDIT bu, yang sekolahnya full sampai sore, bahkan pulang sore, usahakan anaknya ikut TPA dekat masjid sehingga waktu interaksi dengan mertua tidak banyak. Tetapi mertua tetap dikasih tahu ya bu, terutama bapak yang merokok depan anak, kan bisa merokoknya diluar rumah atau diteras, cucu.

Bagaimanapun mertua juga adalah orang tua ibu juga, dan kita tetap diperintahkan untuk berbuat baik kepada orang tua seperti dalam surat Al Ahqaaf, 46 : 15

"Kami perintahkan kepada manusia supaya berbuat baik kepada kedua orang ibu bapaknya, ibunya mengandungnya dengan susah payah, dan melahirkannya dengan susah payah (pula). Mengandungnya sampai menyapihnya adalah tiga puluh bulan, sehingga apabila dia telah dewasa dan umurnya sampai 40 tahun ia berdoa: "Ya Tuhanku, tunjukilah aku untuk mensyukuri nikmat Engkau yang telah Engkau ridhai; berilah kebaikan kepadaku dengan (memberi kebaikan) kepada anak cucuku. Sesungguhnya aku bertaubat kepada Engkau dan sesungguhnya aku termasuk orang-orang yang berserah diri."

Wassalam

Rubrik ini diasuh oleh : Fifi P. Jubilea (Founder & Conceptor Jakarta Islamic School)
Share this article :

0 comments:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

 
KANAL : REDAKSI | IKLAN | HUBUNGI KAMI
Copyright © 2011. Situs Portal Berita Keluarga Muslim Indonesia - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger