Home »
Berita Nasional
,
Featured Berita Nasional
,
HeadLines
» 1 September Kloter Pertama Jamaah Haji Diberangkatkan
1 September Kloter Pertama Jamaah Haji Diberangkatkan
Saturday, August 30, 2014 | 2:40 PM
KhalifahLife.com-Agenda pemerintah setiap tahun adalah memberangkatkan jamaah haji untuk melaksanakan ibadah haji di tanah suci. Pada tahun 2014, Kementrian Agama memberangkatkan 168.800 jamaah haji dari seluruh Indonesia yang terdiri dari 155.200 jemaah haji reguler dan 13.600 jemaah haji khusus. Sesuai dengan agenda Kemenag mulai memberangkatkan jamaah haji Gelombang I pada Senin 1 September 2014 mendatang dari tanah air menuju Madinah/Jeddah.
"Sementara awal keberangkatan jamaah haji Gelombang I dari Madinah ke Makkah pada 10 September 2014 dan Pemberangkatan Jamaah Haji terakhir Gelombang I dari tanah air ke Madinah/Jeddah pada pukul 24.00 WIB," tulis informasi di situs Kemenag.
Sementara itu, Menteri Agama Lukman Saifudin melaporkan bahwa persiapan
"Untuk persiapan pemondokan haji, tahun ini kita didampingi oleh pihak Itjen, BPK dan BPKP pada saat melakukan negoisasi dengan pemilik pemondokan sehingga kita bisa melakukan penghematan dalam pengadaan pemondokan serta kita juga ingin menghilangkan rumor adanya mafia perumahan,"jelas Lukman kepada wartawan pada Pembekalan Petugas Media Center Haji 2014, di Depok, Jawa Barat.
Lukman dengan transparan mengatakan bahwa ada penghematan daro segi pemondokan yaitu di Makkah berhasil dihemat Rp100 miliar, di Madinah Rp41 miliar, sementara di Jeddah belum dihitung.
" Dengan transparansi banyak efisiensi bisa dilakukan,'tegas Lukman.
Kemudian, mengenai transportasi, terang Lukman ada masalah baru karena makin jauhnya jarak pemondokan dari Masjidil Haram karena renovasi Masjidil Haram membuat pondokan yang dekat dibongkar. Namun jarak terjauh tidak sampai 4 km.
"Namun untuk jamaah yang tinggal jauh tersebut dibantu dengan transportasi bus shalawat yang beroperasi 24 jam sehingga untuk pergi dan kembali ke pondokan dari Masjidil Haram tidak mengalami kendala. Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi telah menyediakan bus sekitar 168 bus,"jelas Lukman.
Dari segi katering , Kemenag melaporkan bahwa di Madinah selama delapan hari jamaah akan mendapat makanan bervariasi dua kali dalam sehari.
"Untuk menjamin kualitas makanan tersebut pihaknya telah melibatkan ahli gizi sehingga jamaah dapat terjamin dari sisi kesehatan,"tambahnya.
Untuk pelayanan katering di Armina (Arafah dan Mina) selama tiga hari juga akan diupayakan lebih baik dari tahun sebelumnya.
"Kemenag berharap tim PPIH Arab Saudi sudah melakukan persiapan matang soal katering tersebut bersama perusahaan katering yang dilibatkan,"akunya.
(Jwt/antara)

0 comments:
Speak up your mind
Tell us what you're thinking... !