Jerman Tolak Seruan untuk Melarang Burqa - Situs Portal Berita Keluarga Muslim Indonesia
Headlines News :
Home » , » Jerman Tolak Seruan untuk Melarang Burqa

Jerman Tolak Seruan untuk Melarang Burqa

Wednesday, December 3, 2014 | 7:12 PM

KhalifahLife.com | Seruan dari politisi di partai berkuasa Kanselir Jerman Angela Merkel untuk memberlakukan larangan secara nasional Niqab atau Burqa telah memicu kritikan dari para pemimpin agama dan politisi.

"Burqa adalah sedikit masalah kami," ujar Aiman ​​Mazyek, ketua Dewan Pusat Muslim Jerman, mengatakan kepada surat kabar Jerman Bild.

"Perempuan migran selama berkualitas juga tidak bisa mendapatkan pekerjaan hanya karena memiliki nama asing atau penampilan yang aneh dan kita harus mengatasi masalah integrasi dalam urutan yang benar."

Mazyek mengomentari saran yang dibuat Senin lalu oleh Julia Klockner, wakil kepala Uni Demokratik Kristen dari Kanselir Angela Merkel (CDU) di Rhineland-Palatinate.

Dalam proposalnya, Klockner menuntut larangan umum terhadap burqa, sama dengan yang diterapkan di Prancis.

Berbicara kepada harian Jerman Rheinische Post, ia mengatakan bahwa burqa tidak berdiri untuk keragaman agama, tetapi hanya merendahkan perempuan."

Namun sarannya itu langsung ditolak di Jerman oleh para politisi dan pemimpin agama.

Pada bagian itu, Joachim Herrmann, Menteri Dalam Negeri Bavaria dari Uni Sosial Kristen (CSU), adik partai Bavaria dari CDU, menjelaskan bahwa seruan Klockner untuk larangan buraa sebagai diluar proporsi sebenarnya.

Hal senada diungkapkan oleh politisi Partai Hijau Omid Nouripour.

Dalam sebuah wawancara dengan surat kabar Jerman Bild, ia berpendapat "masalahnya bukan para wanita yang memakainya, tapi orang-orang yang memaksa mereka untuk melakukannya."

"Sebuah larangan hanya akan menyebabkan orang-orang ini tidak mengizinkan istri mereka berada di luar di jalanan," tambah Nouripour.

"Dan itu tidak membantu siapa pun."

Para pemimpin gereja juga mengkritik proposal tersebut.

Meskipun melihat wanita mengenakan burqa mungkin membuat beberapa orang merasa tidak nyaman, "ini bukan alasan untuk terburu-buru mengubah UU," tegas Petra Bosse-Huber, uskup Gereja Protestan Jerman untuk urusan hubungan luar negeri, seperti dikutip Deutsche Welle.[af/onislam]
Share this article :

0 comments:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

 
KANAL : REDAKSI | IKLAN | HUBUNGI KAMI
Copyright © 2011. Situs Portal Berita Keluarga Muslim Indonesia - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger