Khalifahlife.com - Memang
tak sepopuler peringatan Hari Ibu, Hari Ayah yang dirayakan di Indonesia
pada tanggal 12 November kemarin gaungnya sudah mulai terasa bahkan
menjadi trending topik dalam twitter dan mungkin media sosial lainnya.
Hari
Ayah dirayakan juga di berbagai negara dalam rangka untuk menghormati
ayah. Selain semua itu juga Ayah adalah tulang punggung, sandaran, dan
pelindung dalam sebuah rumah tangga. Negara yang merayakan Hari Ayah,
seperti di Amerika, dan lebih dari 75 negara lain, seperti Australia,
Kanada, Jerman, Italia, Jepang, Belanda, Turki, Pakistan, Malaysia,
Singapura, Taiwan, dan Hongkong dalam Hari Ayah atau Father’s Day (dalam
bahasa Inggris)
dirayakan pada hari Minggu di pekan ke tiga
bulan Juni, dan dirayakan hampir di seluruh dunia yang dimulai pada awal
abad ke-12.
Biasanya Hari Ayah dirayakan
dengan pemberian hadiah kepada ayah dan kegiatan kekeluargaan.
Sedangkan, di beberapa negara Eropa dan Timur Tengah, Hari Laki-laki
Internasional atau International Men's Day (dalam bahasa Inggris)
diperingati setiap bulan 19 November.
Hari Ayah
di Indonesia sendiri lahir atas prakarsa paguyuban Satu Hati lintas
agama dan budaya yang bernama Putra Ibu Pertiwi saat mengadakan
peringatan Hari Ibu di Solo pada tahun 2004. Mereka mengadakan Sayembara
Menulis Surat untuk Ibu. Ada sekitar 70 surat terbaik mereka bukukan.
Acara
Itu sangat mengharukan, ada pembacaan surat-surat terbaik dari anak
SD,SMP,SMA dan Mahasiswa serta Umum. Ada sungkeman anak-anak yatim piatu
pada Ibu-Ibu dari Panti Jompo.
Setelah acara
selesai, para peserta sayembara serempak bertanya kepada panitia, "Kapan
diadakan Sayembara Menulis Surat Untuk Ayah, Kapan Peringatan Hari
Ayah? Kami pasti ikut lagi." Pertanyaan yang polos dan penuh kerinduan
dan harapan itu sangat menggugah hati panitia untuk mencaritau kapan
Hari Ayah.
Putra Ibu Pertiwi akhirnya mencari
ke segala sumber, hingga audiensi ke DPRD kota Surakarta, menanyakan
kapan hari ayah, dan kalau belum ada penetapan hari ayah, siapa atau
lembaga apakah yang berhak menetapkan sebuah hari yang akan dijadikan
Hari Ayah? DPRD pun tidak tahu dan tidak bisa memberikan jawaban.
Akhirnya,
tahun 2006 Putra Ibu Pertiwi merasa tidak berlebihan jika mereka
membuat acara Deklarasi Hari Ayah untuk Indonesia. Setelah melalui
kajian, akhirnya mereka menetapkan Hari Ayah dideklarasikan tanggal 12
November, digabungkan dengan hari kesehatan dengan semboyan "Semoga
Bapak Bijak, Ayah Sehat, Papah Jaya".
Deklarasi
dilakukan di dua tempat pada jam dan hari yang sama yakni di Solo dan
Maumere Flores NTT. Dalam deklarasi itu juga diluncurkan buku 'Kenangan
Untuk Ayah' yang berisi 100 surat anak Nusantara, yang diseleksi dari
Sayembara Menulis Surat untuk Ayah. Nah, Sejak itulah Hari Ayah
dirayakan pada 12 November di Indonesia. (nfl/Dikutip dari berbagai
sumber)

0 comments:
Speak up your mind
Tell us what you're thinking... !