KhalifahLife.com | Sebuah survei terbaru menemukan bahwa Muslim AS semakin terlibat dalam politik, dengan sekitar dua pertiga dari Muslim Amerika akan memberikan suaranya dalam pemilu dan setengah dari mereka November mendatang menjadi pendukung Partai Demokrat dibandingkan Republik.
"Kami telah melihat kecenderungan umum umat Islam perlahan-lahan bergeser ke arah Partai Demokrat pasca tahun 2000 dan pemilihan George W Bush," ujar Robert McCaw, manajer urusan pemerintahan Council on American-Islamic Relations (CAIR) kepada Washington Post.
Dilakukan oleh CAIR, survei dilakukan terhadap 1.500 pemilih Muslim yang terdaftar.
Hasil dari survei, 69 persen responden akan memberikan suara pada pemilihan paruh waktu 4 November dan 16 persen tidak berencana untuk memilih. Empat belas persen menolak menjawab.
Diumumkan Rabu pekan lalu, survei dilakukan hanya di lima negara dengan populasi Muslim terbesar: California, New York, Illinois, Florida dan Texas.
CAIR juga mensurvei Muslim yang tinggal di Virginia," kata McCaw.
McCaw mengatakan CAIR telah melakukan survei pra pemilu presiden dalam upaya untuk melacak perilaku pemilih Muslim yang lebih besar dan menarik perhatian lebih kepada pemilih Muslim yang memiliki posisi dalam percaturan politik negara.
Serupa dengan hasil 2012, isu-isu utama bagi pemilih adalah ekonomi, kesehatan dan kebebasan sipil.
"Untuk pertama kalinya, survei menambahkan isu Islamofobia untuk melihat bagaimana masyarakat menanggapi hal itu," kata McCaw.
Secara nasional, 15 persen pemilih Muslim mengatakan Islamofobia adalah hal yang paling penting bagi mereka.[af/onislam]

0 comments:
Speak up your mind
Tell us what you're thinking... !